On Sun, Apr 30, 2006 at 07:07:04AM +0700, Budi Rahardjo wrote:
> >artinya orang boleh/bisa ngoprek router cisco/juniper/dll?
> 
> yang ini saja jawab; YES!!!
> (dengan huruf besar dan tanda seru tiga kali)
> he he he.

berikut ini yang pernah terjadi, daniel phillips bermaksud mengembangkan
filesystem tux2, yaitu non-journaling fs yang bisa autorecovery dengan
cepat. dia publis di web linux nl, orang netapp mengintip, langsung kirim
surat ancaman, karena cara yang dia pakai sudah dipatenkan untuk waffle
(fs netapp). yang lain, jeff, insinyur novel, stlh keluar, dan setelah
otot-ototan dengan dengan ingo soal kecepatan filserver yang novel vs
tux (in-kernel web), dia bikin manos, opensource implementasi novel diatas
linux, dan bikin company timpanogas, disue novel dan bankruts.

si bejo, membongkar perangkat yang sudah jadi (proprietary) dan menirunya
kemudian dijual, bisa-bisa si bejo ini di-bui tanpa ba-bi-bu.

intinya, begitu kita bekerja pada vendor produk proprietary, maka
intelektualitas kita sudah menjadi hak company. bahkan, kalau kita
ngelindur pun dan dalam ngelindur itu jadi punya ide bagaimana
bisa menerapkan mpls lewat kabel jemuran. maka ide itu adalah milik
perusahaan.

gitu, maksud saya. jadi jangan tergesa-gesa bilang bisa terjadi transfer
teknologi. ok. kalau melenceng bicara soal ini, bisa masuk ke arena diskusi
seperti rimba belantara :-)

soal standar 'cara bekerja' itu sebenarnya merupakan disiplin ilmu yang
lain. kita bisa bikin sendiri. misalnya, cara ashram/pesantren/kolose itu
baik. tapi sekarang sudah ditinggalkan orang, atau minimal dianggap ndeso,
kurang gaul, tidak demokratis, mengekang, terbelakang, primitif, berikut
tuduhan-tuduhan lain, yang ujung-ujungnya gini: wis to .. gak usah angel-
angel, sing penting entuk ijasah :-)) (sorry, bahasa latin).

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Kirim email ke