On Mon, May 01, 2006 at 09:26:03AM +0700, Budi Rahardjo wrote:
> bisa dilihat seperti itu: cutting cost karena mendatangkan
> orang2 india/china ke amerika lebih mahal.

yeah .. the united state of whatever :-)

> kalau berpikirnya begitu, ngapain sekolah?  kalau pinter nanti diambil negara
> lain, yang diuntungkan negara lain.  ngapain meneliti, kalau jadi penelitian
> yang diuntungkan negara lain.

itu juga jadi pertanyaan saya.

> >saya lihat banyak kasus IT di sini yang bisa ditangani sendiri (note:
> >saya boleh dibilang innert thd hal-hal yang berbau computer sciences),
> >kenapa BHTV (misalnya) tidak tertarik mengerjakan kasus-kasus di sini
> >saja. Sukur-sukur hasil akhirnya bisa 'dijual' ke tempat lain.
> 
> jangan BHTV, tapi perusahaan di lingkungan bandung raya.
> (ie. organisasi komunitas jangan bersaing dengan komunitasnya.
> nanti conflict of interest seperti yang dilakukan oleh berbagai
> asosiasi di indonesia. :p )
> 
> 
> >pernyataan itu belum selesai lho. masih banyak obstacles yang mengikutinya.
> >tapi, itu dulu .. gimana?
> 
> next?

sudah jelas tidak berminat, kenapa masih ditanyakan? ya bingung dong saya :-))

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Kirim email ke