adi wrote: > On Mon, May 01, 2006 at 03:18:33AM -0000, m.c. cptrwn wrote: > > ini maksudnya buka R&D di AS dengan upah jogja ? ya mana bisa. > > soalnya persh lain bakal kasih offer yg lebih tinggi dan pantas. > > buat hint saja, kalau masih gak ngeh: sekarang si nggedebush itu bingung > karena AS kekurangan di bidang matematika. besok mereka akan mengeluh > karena kekurangan ahli untuk membuat router murah. besok buruh-buruh > di SV akan demo may-day karena UMR mereka disamakan dengan jogja (j/k).
nope, ini gak pernah terjadi tuh. > > > Btw, mengenai UMR ini sebenarnya di India pun persh2 sudah gak cutting > > cost. Persh2 macam google sudah bayar standard employeenya 1:2 atau > > 1:2.5 di India. > > gini saja, coba tunjukkan total biasa R&D google di india, dan untuk > hal yang sama, bagaimana kalau itu dikerjakan di AS. ya di india 50% lebih murah dibanding di US, tapi 3 tahun lalu proyeksi mereka adalah saving 70%, jadi cutting cost mereka sebenarnya gak terlalu berhasil karena ternyata: a) sdm india ada juga limitnya (yang berpengalaman) b) terlalu banyak persh yang mau invest r&d di sana. > > > joke: kalo hal yg sama terjadi di Indonesia (untuk beberapa org sudah > > terjadi) ya mungkin anggota DPR pada berhenti dan alih profesi ke > > software engineer :-))) > > yup. >350 juta orang bejibun memenuhi kantor R&D google di bandung gitu? :-) > google waktu pertama kali buka di india cuman 10 orang, target tahun ini hanya 100 orang. kalau yang di irlandia sana (kalau ndak salah) ada 700 engineers. tenang aja, yang kepake yang talented dan minat saja koq. hidup teh pilihan. kalaupun gak ada gugel kan bisa ngerjain yang lain seperti sourceforge gitu lho :)) -mcp > Salam, > > P.Y. Adi Prasaja
