On 5/16/06, m.c. cptrwn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
bacanya untuk apa pak ? cari systm bugs seperti null pointer ? kalau cari bugs pakai coverity saja :))
Iya pak, ada satu info penting yang belum dicantumkan, yaitu tujuan review-nya. Untuk QA? audit? QA yang mana? audit yang mana? Gitu :) Berdasar tujuan ini nanti bisa ditentukan metode tesnya, jangan-jangan butuhnya cuma blackbox testing (gak perlu liat baris demi baris).
tapi kalau untuk peer review, di vendor networking dalam satu projek biasanya developer dibagi menjadi team kecil sesuai responsibilitynya, misalnya routing group 4 orang dengan satu lead , atau multicast group dengan 3 orang dan satu lead. Nah berapa "line"nya disitu terserah, yg penting kalau ada problem jelas siapa ownernya jadi ada tempa buat orang qa dan vp engineering mencak2. tambahan, biasanya vendor beli code dari persh lain, tapi ini bukan berarti dia harus mereview codenya orang lain satu per-satu, nanti kalau code yg dibeli itu 'buggy' ya bakal ketahuan belakangan (via qa testing). -mcp
-- Demi masa..
