Errr.. kalau menurut saya tergantung dari tingkat kesusahan algoritmanya.
Misalkan kita ambil contoh di TopCoder untuk algorithm competition. Nah, soalnya biasanya ada yang trivial.. bisa dicari solusinya cuma menggunakan nalar biasa, ada yang harus menggunakan data struktur tertentu, dan juga ada yang harus menggunakan beberapa teknik seperti dynamic programming.
Nah.. utk me-reverse engineering source utk soal trivial jauh lebih gampang daripada soal-soal seperti dynamic programming walaupun mungkin LOC utk soal yang trivial jauh lebih banyak.
Kalau saya dulu pernah mempelajari source game pacman.. LOC-nya sekitar 2000-an, sehari bisa lah.. (pada kenyataanya dipecah menjadi beberapa hari.. manusia butuh istirahat kan? :) )
regards,
Dicky Arinal
- [teknologia] berapa baris kode bisa anda baca/hari Budi Rahardjo
- [teknologia] Re: berapa baris kode bisa anda ba... awaloeddin devie
- [teknologia] Re: berapa baris kode bisa anda ba... Monang Setyawan
- [teknologia] Re: berapa baris kode bisa and... Budi Rahardjo
- [teknologia] Re: berapa baris kode bisa... Andry
- [teknologia] Re: berapa baris kode ... Budi Rahardjo
- [teknologia] Re: berapa baris ... m.c. cptrwn
- [teknologia] Re: berapa ba... Monang Setyawan
- [teknologia] Re: berapa ba... Ariya Hidayat
- [teknologia] Re: berapa baris ... Anthony Fajri
- [teknologia] Re: berapa ba... Dicky Arinal
- [teknologia] Re: berapa ba... Budi Rahardjo
- [teknologia] Re: berap... Samuel Franklyn
- [teknologia] Re: berap... Felix Halim
- [teknologia] Re: berap... Jaimy Azle
- [teknologia] Re: berap... Andry
- [teknologia] Re: berap... Mohammad DAMT
- [teknologia] Re: berap... Lindu Cipta Pranayama
- [teknologia] Re: berap... Mohammad DAMT
- [teknologia] Re: berap... risiyanto budi
- [teknologia] Re: berap... Dipo Prasetyo
