Errr.. kalau menurut saya tergantung dari tingkat kesusahan algoritmanya.

Misalkan kita ambil contoh di TopCoder untuk algorithm competition. Nah, soalnya biasanya ada yang trivial.. bisa dicari solusinya cuma menggunakan nalar biasa, ada yang harus menggunakan data struktur tertentu, dan juga ada yang harus menggunakan beberapa teknik seperti dynamic programming.

Nah.. utk me-reverse engineering source utk soal trivial jauh lebih gampang daripada soal-soal seperti dynamic programming walaupun mungkin LOC utk soal yang trivial jauh lebih banyak.

Kalau saya dulu pernah mempelajari source game pacman.. LOC-nya sekitar 2000-an, sehari bisa lah.. (pada kenyataanya dipecah menjadi beberapa hari.. manusia butuh istirahat kan? :) )

regards,

Dicky Arinal

Kirim email ke