On Wed, Jul 12, 2006 at 10:08:58AM +0700, Budi Rahardjo wrote: > betul pak adi. hanya jangan lupa bahwa memiliki server sendiri > juga merupakan satu alternatif yang dimiliki banyak orang juga. > saya sendiri kalau mau setup milis, ya tinggal setup :)
he..he.. justru itu Pak :-) > bagi kami2 ini solusinya lebih ke arah boleh narik link sendiri > ke OpenIXP (aka NICE), bukan membuat groups.or.id :) boleh tahu untuk apa? > jadi mohon dipahami situasi seperti ini. sebenarnya sih 'tidak benar-benar butuh' bantuan yang dimaksud. justru yang lebih penting idenya bisa ditangkap. > > selama ini kita-kita kan terlalu terfokus pada groups.or.id yang, > > katakanlah, > > jelek, ecek-ecek. ya itu akan diperbaiki. pelan-pelan tentunya. tapi, > > konsekuensi dari groups.or.id yang jelek apa? bikin alternatif sendiri? > > mungkin ada yang melihat bahwa groups.or.id bukanlah sebagai solusi > terhadap permasalahan. boleh kan? boleh dong. tentu saja :-) tapi pertanyaannya bukan itu. lantas solusi, katakanlah milis ini, biar tidak pakai googlegroups.com, atau katakanlah sebagian peserta milis ini yang pakai alamat gmail.com, sekali lagi kalau seide dengan groups.or.id, apa? tetap menggunakan gmail, yang tidak lewat IIX, tetap pakai yahoogroups.com yang tidak lewat IIX, tetap kasih kemudahan dengan mengijinkan service mereka yang akamaized itu masuk. atau seide, tapi bagian ini dianggap kurang begitu krusial. kalau gitu, yang krusial apa? :-) atau egp? cuma ingin tahu saja. > jadi dulu di milis yang saya kelola (isnet, pau-mikro) ada konsep > relay yang sebetulnya bentuknya seperti tree. benar, esmtp pipelining memang tahun itu belum ada. tapi toh kalau latency protokol ini diabaikan, tahun itu, semua MTA mendukung multiple rcpt to. saya malah tidak bisa melihat pointnya pakai 'relay' yang dimaksud. sebenarnya, ezmlm sudah support 'relay' tsb. namanya sublist. kekurangannya tidak mengijinkan bolo dupak (relayer) ini bersifat volatile ... tidak bisa mengontrol high availibility, tidak bisa load balancing. padahal .. solusi ini di tahun itu sudah memungkinkan tanpa perlu capek-capek hacking script :-)) jadi sebenarnya sekedar cucuk dan mainkan, justru lebih smart. mengingat pelanggan milis waktu itu belasan atau puluhan (hi..hi..). > orang-orang yang berada di Eropa dimasukkan ke relay di eropa, > yang di amerika masuk ke relay amerika (dan ini juga dibagi2 lagi). > relay ini bisa berupa alias (/etc/aliases) atau gabungan antara > shell-script dan .forward (bagi yang tidak punya akses ke root) > he he he. jadi dulu ini abuse yang dilakukan oleh mahasiswa > indonesia di berbagai penjuru dunia. mmdf dan zmailer support channel, smail support router, sendmail support sim sala bim abrakadabra, bahkan sudah memecah-mecah queue file per destination saat menulis ke queue dir. sehingga oleh DJB, penulis sendmail diberi gelar penghargaan tertinggi sebagai idiot :-) mau apa lagi? > nah yang repot adalah management user ya? ya. dengan cucuk dan mainkan justru lebih smart. walaupun tidak kellihatan heboh sebagai hacker. > 1. detect where the user is located logically > 2. find a closer relay > 3. add user in the relay btw, domain, bukan user. dengan MTA di atas tinggal cucuk dan mainkan. > kalau hanya sekedar install linux, qmail, ezmlm, ... i'll pass. haiyah .. kalau ada yang mau tidak sekedar install justru lebih asik. bbrp point sudah saya sampaikan dan menarik untuk dihack. atau mau handoff mail via udp? pakai multicast? implementasi web100 untuk mensaturasi gigabit links? bikin libmysqlclient asynchronous pakai python seperti samuel rushing (egroups)? ada yang tertarik? kalau saya masih belum urgent, karena yang sekarang ini, groups.or.id mampu mengirim mail 4k secara concurrent, jadi untuk milis dengan pelanggan 3000-an seperti indowli, hanya perlu waktu bbrp detik, asal destination bukan email 'jelek' seperti yahoo/gmail. after all, wes montgomery ditiru orang justru hanya karena rela mematahkan ke empat jari tangan kanannya. bob marley dikenang orang, bahkan dijadikan lagu standar untuk jam, bukan karena meraih gelar PhD di bidang musik. Saya sampai sekarang mau membantu groups.or.id, hanya karena dengan mata kepala sendiri, melihat Pak Onno mau sub/unsub user, menghandle abuse, restart mesin, datang ke datacenter ganti switch, dan seabreg kerjaan lainnya. yang, indeed, simpel ... karena bagi saya email itu bukan soal how to setup, tapi how to maintain. seperti baskara '86 bilang: 'cause life .. is too short to worry :-) Salam, P.Y. Adi Prasaja --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
