"Allahu Akbar, Allahu Akbar, kami tidak akan berhenti sampai maksiat di bumi Indonesia kami hancurkan!!!!! ALlahu Akbar, Allah bersama kita" Demikianlah di TV aku menyaksikan sosok berbaju putih dari FPI dengan muka dituutpi ala pasukan hamas berteriak keras dengan membawa pentungan dan mata nyalang. Pada hari berikutnya, di depan pengadilan, segerombolan orang dari massa yang sama memaki-maki seorang kyai dengan bengis: "Si A itu Iblis! Kafir Zindik! Laknat! Hancurkan! Allahu Akbar!" lalu bergemuruhlah takbir dan disertai acungan senjata pentungan dan beberapa badik dan parang. Allahu Akbar...
Di hari berikutnya, ribuan orang bergerombol di sebuah daerah di Jawa Timur, massa NU! Mereka berteriak Allahu Akbar, dengan poster-poster bernada kemarahan. Lalu dibakarlah sebuah simbol FPI, juga sambil berteriak Allahu Akbar!!!" Lalu di jam yg lain, segerombolan orang beteriak Allahu Akbar sambil mengancam siap bentrok. Allahu Akbar. Terlalu banyak Allahu Akbar rupanya... ehmm.. sama-sama 'Allahu Akbar', kira2 mana yang membela Allah dan agama-Nya atau mana yang akan dibela Allah? Tiba-tiba aku ingat seorang kyai yang tengah malam bersujud sambil berseru ALlahu AKbar dengan cucuran air mata... Wa Allahu a'lam bi ash-shawab Triwibs
