apakah mencederai/melukai 'musuh' dilarang? bahkan mereka wajib dibunuh pada 
saat2 tertentu.


  ----- Original Message ----- 
  From: Adhye Kurniadhye 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, June 11, 2008 12:39 PM
  Subject: RE: [tqn] BEREBUT ALLAH



  Dengan melukai /mencederai orang lain ?







  Adhye K



  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Yayat
  Sent: Wednesday, June 11, 2008 12:37 PM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [tqn] BEREBUT ALLAH



  maksudnya sangat jelas, siapapun mereka FPI atau bukan (kebetulan yg 
dibicarakan saat ini FPI) selama mereka teguh menjaga dan memperjuangkan 
tegaknya Islam,maka dia lebih baik daripada hanya sekedar berdzikir (menyebut 
=> semata) tanpa perduli untuk melakukan apa2. 



    

    ----- Original Message ----- 

    From: Adhye Kurniadhye 

    To: [email protected] 

    Sent: Wednesday, June 11, 2008 12:13 PM

    Subject: RE: [tqn] BEREBUT ALLAH



    Apa ini maksudnya FPI lebih baik dari  orang yang berdzikir ?

    Adhye K

    From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Yayat.com
    Sent: Wednesday, June 11, 2008 11:04 AM
    To: [email protected]
    Subject: Re: [tqn] BEREBUT ALLAH

    saya juga setuju pak, FPI tidak hanya memikirkan diri/kelompoknya sendiri 
tapi FPI juga mempunyai sikap yang jelas dalam ber nahyi munkar,dan yg paling 
penting, dalam hal Syari'ah atau Ibadah mereka tidak membatasi ibadah hanya 
pada kecintaan semata (mahabbah), atau lebih banyak mengembalikan semua urusan 
agama kepada perasaan dan petunjuk syeikh mereka dalam wujud dzikir(menyebut) 
semata,sehingga kehilangan keperduliannya terhadap tegaknya Syariat Islam 
ini,tapi mereka benar2 berjuang demi membela agama ini.     

      ----- Original Message ----- 

      From: Endang Sunandar 

      To: [email protected] 

      Sent: Wednesday, June 11, 2008 10:30 AM

      Subject: RE: [tqn] BEREBUT ALLAH

      P. Cecep sangat setuju Pak, suatu pernyataan yang bijak menurut saya.

      -----Original Message-----
      From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
      Sent: Wednesday, June 11, 2008 10:19 AM
      To: [email protected]
      Cc: [email protected]
      Subject: Re: [tqn] BEREBUT ALLAH



      Kita tidak boleh menilai dan menduga duga isi hati seseorang pak, 
      karena yg tahu hati seseorang hanyalah allah, 
      dan kita tidak perlu menghakimi sesuatu yg kita tidak tahu pasti 
kebenarannya. 

      Siapa  tahu orang2 FPI yg bapak bilang garang tsb pada saat  malam 
merekapun menangis sambil mengucapkan Allahu akbar. 

      Wallahu 'alam 





            mej ikhwansyah <[EMAIL PROTECTED]> 
            Sent by: [email protected] 

            06/10/2008 03:39 PM 

                  Please respond to
                  [email protected]
                 
           To
                 [email protected] 
                 
                  cc
                  
                  Subject
                 Re: [tqn] BEREBUT ALLAH
                 



                  
           






            ah, Bapak kiai itu mengucapkannya dengan hati, dan tentunya dengan 
lemah lembut...
            adakah yang seperti itu diantara mereka?


            --- On Thu, 6/5/08, triwibs <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
            From: triwibs <[EMAIL PROTECTED]>
            Subject: [tqn] BEREBUT ALLAH
            To: [email protected]
            Date: Thursday, June 5, 2008, 11:35 PM

            "Allahu Akbar, Allahu Akbar, kami tidak akan berhenti sampai maksiat
            di bumi Indonesia kami hancurkan!!! !! ALlahu Akbar, Allah bersama
            kita" Demikianlah di TV aku menyaksikan sosok berbaju putih dari FPI
            dengan muka dituutpi ala pasukan hamas berteriak keras dengan 
membawa
            pentungan dan mata nyalang. Pada hari berikutnya, di depan 
pengadilan,
            segerombolan orang dari massa yang sama memaki-maki seorang kyai
            dengan bengis: "Si A itu Iblis! Kafir Zindik! Laknat! Hancurkan!
            Allahu Akbar!" lalu bergemuruhlah takbir dan disertai acungan 
senjata
            pentungan dan beberapa badik dan parang.
            Allahu Akbar...

            Di hari berikutnya, ribuan orang bergerombol di sebuah daerah di 
Jawa
            Timur, massa NU! Mereka berteriak Allahu Akbar, dengan poster-poster
            bernada kemarahan. Lalu dibakarlah sebuah simbol FPI, juga sambil
            berteriak Allahu Akbar!!!" Lalu di jam yg lain, segerombolan orang
            beteriak Allahu Akbar sambil mengancam siap bentrok. Allahu Akbar.

            Terlalu banyak Allahu Akbar rupanya...
            ehmm.. sama-sama 'Allahu Akbar', kira2 mana yang membela Allah dan
            agama-Nya atau mana yang akan dibela Allah?

            Tiba-tiba aku ingat seorang kyai yang tengah malam bersujud sambil
            berseru ALlahu AKbar dengan cucuran air mata...

            Wa Allahu a'lam bi ash-shawab
            Triwibs
           



   

Kirim email ke