SAVE PALESITNA JALUR GAZA

 
Satu Mati, Seribu Darah Terbakar 



Ghazi Hamad, Penasihat Senior Hamas: 
Satu Mati, Seribu Darah Terbakar
Ghazi Hamad adalah intelektual Hamas yang lugas. Ia menyebut serangan Israel 
yang membabi-buta dan menewaskan ribuan warga sipil di Gaza sebagai serangan 
”negara para binatang”. Ketika menjadi juru bicara Hamas pada 2005, ia 
terang-terangan menyebut Israel sebagai negara yang harus dihapus dari muka 
bumi. 

Nama Hamad terkerek ketika memimpin Ar-Risala, mingguan berita Hamas, pada 
2004. Saat itu ia juga menjabat Ketua Partai Keselamatan Islam. Lantaran 
kolom-kolomnya yang keras, Hamad pernah dipenjarakan oleh pemerintah Otoritas 
Palestina. Tapi lantaran itu pula ia diangkat sebagai juru bicara Hamas. Kini 
ia menjadi penasihat senior Hamas. 

Doktor ilmu politik itu berpendapat pembangunan terowongan dan serangan roket 
Al-Qassam merupakan ekspresi warga Gaza yang sudah tak tahan diblokade Israel. 
”Itu harus dilihat sebagai pembelaan diri. Jika blokade dibuka, tak akan ada 
terowongan dan roket,” ujarnya. 

Berikut ini petikan wawancara singkat koresponden Tempo Akbar Pribadi Brahmana 
Aji dengan Ghazi Hamad di Rafah, Palestina. 

Bagaimana kondisi tentara Hamas setelah gencatan senjata diberlakukan? 


Hamas tetap bersiaga dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, baik 
kemungkinan buruk maupun kemungkinan baik.
Bila peperangan pecah lagi, apa Hamas masih memiliki kekuatan? Bukankah 
persenjataan Hamas sudah menipis? 


Kami siap. Seperti yang sudah saya katakan, kami siap dengan segala 
kemungkinan. Masalah senjata tak terlalu menjadi persoalan bagi kami.
Bagaimana pendapat Anda tentang syahidnya Menteri Dalam Negeri Said Siyam? 


Seorang dari kami yang syahid akan membakar seribu darah pejuang kami. Terlebih 
kali ini terjadi pada saudara kami, Said Siyam.
Strategi apa yang dirancang untuk menghadapi kembali serangan Israel? 


Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi di lapangan.
Berapa orang Hamas yang mati syahid? 


Saya tidak tahu persisnya, tapi memang ada beberapa. 
Apa reaksi Hamas setelah Israel masih menembakkan meriam di pinggiran pantai 
sampai menelan korban jiwa? 


Akan kita lihat sama-sama nanti (tersenyum).
Benarkah para pemimpin Hamas berlindung di sebuah daerah tersembunyi di bawah 
Kota Gaza? 


(Hamad tersenyum dan menepuk punggung Tempo sambil bergegas pergi.)
Apa yang Anda harapkan dari muslim di seluruh dunia? 


Doakan yang syahid, doakan pejuang-pejuang kami, doakan bahwa benar ­adanya 
kemenangan di tangan kami. 

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2009/01/26/LU/mbm.20090126.LU129376.id.html
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber http://media-klaten.blogspot.com
 


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke