Webmaster/ moderator milis, Milis ini menggunakan nama UNDIP. Apakah diskusi ini memang menggambarkan nuansa Universitas Diponegoro?
Terima kasih. Alphons. > ---------- > From: Eko W Raharjo[SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Reply To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Sunday, July 14, 2002 2:44 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [UNDIP] Re:Gereja Melindungi Kriminal (3) > > > BAGUS SASMITO wrote: > >Pak Eko dan Ibu Florensia yth, > >Gereja, dalam agama KATOLIK ROMA (bukan Kristen Katolik) memiliki 2 > >(dua) arti yang sudah dimengerti oleh umatnya, yaitu Gereja adalah > >sekumpulan orang yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus (Isa > >Al Masih), kemudian yang kedua, gereja adalah tempat berkumpulnya > >sekelompok orang (beragama Kristen atau Katolik) untuk beribadat > >kepada Tuhan.SEKALI LAGI, TIDAK ADA DEFINISI LAIN SELAIN KEDUA > >DEFINISI DI ATAS. > > Eko Raharjo: > > Pak Bagus Yth, > Anda benar andaikata kita ini dalam forum kursus agama Katolik. > Memang itulah yang diajarkan disana. Seperti halnya, menurut > batasan intern disana KB (keluarga berencana) hanya ada satu > definisi yakni pantang berkala. Namun kita bukan dalam forum > intern, tertutup, artificial, melainkan kita ini berada dalam > kehidupan nyata, terbuka, internasional, dimana yang berlaku > adalah logika umum dengan berdasarkan fact not fantasy!. Sudah > merupakan pengertian umum (internasional!) bahwa sebutan Gereja > dalam konteks sex abuse, sex scandal, cover-up pedophile adalah > organisasi dari klerik (imam) Katolik yang terstruktur dalam > suatu hirarki dengan Uskup-2 sebagai pemimpinnya, sedangkan > pucuk pimpinannya adalah Paus yang berkedudukan di Vatican, Roma. > > Bagus Sasmito: > >Mungkin yang dimaksud oleh Pak Eko adalah gereja sebagai tempat > >ibadat, di mana dalam gereja ada pemimpin umat dan umatnya (Betul ?). > >Sebab seandainya yang dimaksud Pak Eko adalah Gereja dalam arti non > >fisik, berarti Pemimpin Gereja yang dituliskan melakukan > >tindakan-tindakan amoral tersebut adalah Yesus Kristus itu sendiri, > >karena Pemimpin Gereja adalah Yesus Kristus. Sehingga, saya kurang > >setuju bahwa gereja dianggap sebagai suatu organisasi dari sekelompok > >laki-laki yang punya perut dan penis. SEKALI LAGI, TIDAK ADA DEFINISI > >LAIN SELAIN KEDUA DEFINISI DI ATAS. > > Eko Raharjo: > Seperti saya jelaskan diatas, tentu saja saya tidak memaksudkan > bahwa suatu gedung, (apakah itu gedung DPR, gedung batu atau gedung > gereja) bisa punya skandal atau bisa melakukan cover-up dan bisa > dituntut, divonis dan telah membayar sampai mencapai bilions of > dollars (karena saking banyak dan beratnya kasus yang terjadi). > Jadi batasan Gereja seperti yang saya terangkan tidak saja sudah > menjadi pengertian umum melainkan pula telah menjadi legal term > yang dipakai dalam pengadilan di negara-negara maju. > > Sebelum anda tanyakan lebih lanjut saya terangkan terlebih dahulu > bahwa saya tidak memaksudkan pula sebagai "burung gereja". Kasihan > kepada burung-2 yang tidak berdosa ini yang tidak pernah memperoleh > jam Guci dari umat Katolik. > > Sebagai konsekuensi dari definisi diatas maka sudah menjadi > pengertian umum pula bahwa pemimpin-pemimpin Gereja adalah > uskup-uskup. Merekalah yang sekarang ini sedang dituntut pula > ke pengadilan dengan berbagai tuduhan seperti criminal cover-up, > witness tempering dst (sebagian merupakan pelaku pedophile > sendiri). > > Dibawah ini adalah beberapa contoh statement yang saya ambil dari > media di USA > > "Some church leaders, through action or inaction, have helped > criminally accused priests leave the country".(the Dallas > Morning News). > > Tentu saja yang dimaksudkan dengan church leaders (pimpinan-2 > Gereja) tsb diatas bukanlah Yesus Kristus, bunda Maria atau > Petrus melainkan para uskup. > > "that church leaders rarely alerted police and sometimes > pressed victims not to, allowing criminals to escape the > > consequences of their crimes" (Richard Sipe, Psychiatrist) > > Sama halnya, disini Yesus Kristus atau bunda Maria tidak > mungkin menekan korban pedohile untuk tidak lapor kepada > polisi (sebab konsekuensinya lebih lanjut Yesus Kristus bisa > dituntut dan dipenjara). Hal semacam ini tidak pernah > dibicarakan dalam kursus agama Katolik kan?! Namun inilah > dunia nyata klerik Katolik(pastor, uskup) yang diajarkan > sebagai orang-orang yang terpilih (oleh Allah) pantang seks, > suci, gembala, penyelamat jiwa ternyata tidak sedikit > merupakan kriminal-2 keji, kotor menjijikkan, penyesat, > perusak jiwa anak-anak, wanita, dan umat lainnya. > Dalam dunia nyata masyarakat tidak memakai aturan Gereja > melainkan hukum negara yang berlaku. Jadi pelaku kriminal > hukumannya bukan didoakan melainkan dipenjara dan harus > bayar ganti rugi. > > Kalau anda kurang setuju bahwa Gereja secara sarcastic > saya gambarkan sebagai organisasi dari sekelompok > laki-laki yang punya perut dan penis. Silahkan anda > menambahi apa yang anda anggap kurang. Tentu saja selain > punya perut dan penis mereka juga punya prostat, ginjal, > limpo, kolomenjing... Anda bebas menambahi sampai komplit, > yang saya tidak percaya adalah kalau mereka punya otak > dan hati! > > > Bagus Sasmito: > >Kemudian tentang kehidupan 'menyendiri' para Pastor, disebabkan mereka > >terikat kaul-kaul, yang antara lain adalah tidak menikah dan tidak > >memiliki kekayaan. Mengenai penyimpangan yang terjadi terhadap gereja > >katolik, seperti yang dibeberkan oleh Pak Eko, itu katolik mana ??? > >Ada dua aliran katolik besar yang ada di dunia, KATOLIK ROMA dan > >KATOLIK ORTODOX. Sedangkan di Indonesia sendiri, yang ada adalah > >KATOLIK ROMA yang kebetulan minoritas dan selalu menjadi sorotan > >(mungkin juga ditekan), tanpa pernah mau ditengok sisi baiknya. > > Eko Raharjo: > OK saya asumsikan anda adalah seorang yang NAIVE (jujur dan pahpoh). > (saya terpaksa berasumsi supaya saya bisa memulai dari suatu > point, btw, naive adalah asumsi yang terbaik untuk orang seperti anda) > Sekali lagi advice untuk anda adalah lihatlah kehidupan nyata > janganlah membenamkan diri pada fantasy. Berpikirlah sedikit > kritis, pertanyakanlah doktrin yang diberikan kepada anda; misalnya > tidak boleh menikah apa artinya itu?. Apakah berarti boleh > menyetubuhi anak-anak dan wanita kemudian 'tinggal glanggang > colong playu'? Tidak memiliki kekayaan?! apakah artinya itu? > Siapa pemilik villa-2 di Bandungan, Kaliurang, Kopeng, dst, > tanah-2 dan gedung-2 tempat tinggal yang besar, sekolahan-2 yang > mahal-mahal, rumah sakit dst dan mobil Mercedes untuk Uskup. > Apakah itu semua harta wakaf? > > Pak Bagus yang jujur, naive, mengapa saya harus bicara mengenai > Katolik Ortodox wong perayaan natal mereka saja di tanggalan > tidak merah. Juga saya tidak bicara mengenai saksi Yehova, Mormon, > Menonite dst. Apa relevansinya Gereja Ortodox dengan kehidupan di > Indonesia. Seandainya Gereja Katolik (silahkan kalau mau menambahi > sendiri dengan Roma) punya pengaruh yang tidak signifikan seperti > Gereja Ortodox maka saya tidak akan menulis dalam bahasa Indonesia > (publik Indonesia). Alasan utama adalah Gereja Katolik meskipun > seara jumlah adalah minor namun punya pengaruh yang besar > (major)dalam banyak aspek kehidupan di Indonesia, politik, > ekonomi, sosial, pendidikan, moral dst. Merupakan kewajiban > saya sebagai orang yang mengenal banyak seluk beluk kehidupan > Gereja Katolik baik di Indonesia maupun di Eropa dan North America > untuk memberikan peringatan kepada publik disana mengenai > sex scandal, kriminalitas didalam Gereja! Terlebih karena > media terkemuka seperti Kompas yang very well informed mengenai > kasus-kasus busuk tersebut bungkam seribu bahasa! > > Hormat saya > Eko Raharjo > > -------------------------- > Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 551 > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id > -------------------------- Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 552 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
