|
Selamat pagi Pak Daryono
senang bisa memahami pertanyaan anda
Ahmad Deedat (dan orang Islam pada umumnya) banyak
menikmati alam demokrasi di negri Barat
di sana relatif tak ada orang yang akan 'melempari
batu' ketika Ahmad Deedat 'menantang' apakah Yesus Tuhan atau apakah Yesus
disalib.
sebaliknya, coba di 'negri Islam'
...
QS 79:24
21.Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
22.Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
23.maka ia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil
kaumnya.
24.(Seraya) berkata:"Akulah Tuhanmu yang paling tinggi".
25.Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia. Isa Almasih bukan (seperti) Firaun.
Anda benar, bahwa Isa Almasih tidak pernah sekalipun menyatakan
"sembahlah aku" - seperti yang dituntut oleh Ahmad Deedat (dan orang Islam pada
umumnya) sebagai 'syarat untuk mau percaya'
Tapi
Isa Almasih TIDAK MENCEGAH/MELARANG/MENOLAK (banyak) orang datang bersujud
dan menyembahNya (Isa)
yaitu Para gembala di padang Efrata, Para Majus, Orang-orang yang meminta
pertolonganNya dan ...
Murid-muridNya.
Matius
28:16
Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. 28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." saya tambahkan sedikit lagi
Anda benar, bahwa Isa mengadakan mukjizat2 itu atas 'seijin' Allah
Namun yang ingin saya sampaikan adalah Isa bertindak
"berinisiatif" tanpa menunggu perintah/wahyu seperti Musa atau
Muhammad.
Salam
Samuel.
|
- [UNDIP] re: [... daryono
