Dear All,

Sekalian saja deh biar tambah rame...sori kalau jadi menuh-menuhin mailbox.
Tulisan mas Eko van Calgary ini bener-bener informasi menarik bagi saya. Bisa 
menjadi bahan bakar deh. Ternyata konsep menjadikan Yesus sebagai Allah itu 
melalui voting setelah sekian ratus kemudian.

Namun, ada satu pertanyaan menggelitik nih. Kalau Yesus itu Allah (sesuai 
pendapat sementara kalangan) dan anggap saja tesa "Yesus diwafatkan" itu 
benar, berarti saat itu dunia "sempat" nggak ada Allah dong. Kalau demikian 
pula saat itu pula segala umat yang berdoa untuk Allah jadi muspro dong.

Terus piye jal?

OK

CU

IW

>===== Original Message From <[EMAIL PROTECTED]> =====
>Dear all,
>Untuk meramaikan diskusi atau debat atau apapun namanya
>antara orang dengan agama yang berbeda ini ada cuplikan tulisan
>saya yang saya kirim ke suatu milis 4 tahun yang silam
>Semoga tidak bermanfaat!
>
>Siapa Menghormat Yesus?
>Eko Raharjo
>
>....deleted
>Tidak satupun dari 4 Injil dalam Alkitab yang ditulis oleh sanak-
>saudara, sahabat-2 atau murid-2 dari Yesus, bahkan sekedar saksi mata
>yang pernah melihat yesus saja tidak. Verfasser unbekannt!. Sumbernya
>tidak jelas! Ini sudah menjadi kesepekatan dari universitas-2
>di Jerman. Tidak berbeda keadaannya mengenai surat-2 para rasul
>(Apostles), apalagi Yohanes Offenbarung (kitab wahyu ini tidak ada
>kaitannya sama sekali dengan Yesus). Dari 21 surat para rasul, hanya 7
>saja yang nyata yakni berasal dari Paulus. Surat kepada jemaat di
>Thessalonika I yang sebenarnya tulisan asli dari Paulus justru
>dinyatakan palsu. Sedangkan surat Thessalonika II yang sesungguhnya
>palsu dinyatakan sebagai tulisan asli Paulus. Siapakah Paulus? Ia
>adalah seorang Yahudi warganegara Roma yang juga tidak pernah mengenal
>Yesus.
>
>Injil tertua adalah karangan Markus yakni ditulis setelah 40 tahun
>Yesus meninggal. Disusul Injil karangan Matius kemudian karangan Lukas,
>yang ditulis setelah 60 tahun Yesus meninggal. Sedangkan Injil Yohanes
>adalah Injil paling muda, muncul kira-2 80 tahun setelah Yesus
>meninggal. Kalau ditelaah, mulai dari Injil karangan Markus ke Injil
>karangan Yohanes terdapat suatu tendensi yang kentara bahwa Yesus
>semakin dipertuhankan (Vergotung). Sementara itu terdapat tendensi
>sebaliknya mengenai tanggungjawab plot pembunuhan Yesus, yakni dari
>tangan pemerintah Roma bergeser ke pundak orang-2 Yahudi. Injil
>karangan Yohanes adalah Injil yang paling bias, celakanya justru banyak
>orang (salah satunya Efrat) mendasarkan kepercayaan mereka pada kitab
>ini.
>
>Sebutan-2 besar mengenai Yesus seperti Mesias, penebus dosa, anak
>Allah, bahkan pula disebut sebagai setara dengan Allah! tidak satupun
>yang merupakan pernyataan Yesus sendiri. Jadi merupakan "inabsentia
>award" yang diberikan belakang hari oleh sekelompok manusia yang
>mengaku sebagai pengikutnya. Keinen dieser Titel hat Jesus fuer sich
>beansprucht (Luedemann, theolog dari Goettingen, dalam wawancaranya
>dengan Der Spiegel, 1996). Mengenai doktrin dari Gereja bahwa Yesus
>adalah setara dengan Allah (Credo para rasul) adalah hasil dari
>konferensi para Uskup ratusan tahun kemudian (200 AD?), dimana
>keputusan tsb diambil secara voting dengan margin kemenangan yang tipis
>atas kelompok Uskup yang tidak menyetujuinya.
>
>Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan siapa sebenarnya yang
>menghormati dan siapa yang merendahkan Yesus. Yesus dikaruniai titel
>sebagai Allah oleh sekelompok manusia. Apakah itu berarti
>menghormatinya?. Kan sama sepertinya anda diangkat sebagai raja oleh
>sekumpulan gelandangan, atau dinyatakan waras oleh sekelompok orang
>'gendheng'. Jelas itu suatu perendahan! Dengan menyebutnya sebagai
>nabi, setara dengan Muhamad, Musa, Abraham, dan para nabi lainnya,
>justru membela martabat beliau. Sungguh amat disayangkan
>setelah 1800 tahun masih ada juga dari mereka (banyak pula yang sudah
>bertobat) yang bersikeras untuk melekatkan penghinaan tsb kepada
>putera Maryam, sang kekasih Allah.
>
>The Christian say, "the Messiah is the Son of God".....
>God assail them! How they are perverted!....They were
>commanded to serve One but God; There is no God but He.
>(9:30-31).
>
>Sungguh itulah ajaran Kristen bahwa pembunuhan Yesus merupakan
>rencana Allah Bapa. Anehnya mengapa orang-2 Kristen hanya mempersekusi
>Yudas Eskariot dan orang-orang Yahudi, mengapa mereka tidak menghukum
>Allah Bapa sekalian? e.g. memasukkan Nya ke kamp konsentrasi seperti
>diperbuat oleh Nazi (yang Kristen) terhadap 6 juta Yahudi?
>
>Semoga Allah mengampuni orang-2 Kristen sebab kebanyakan dari
>mereka tidak tahu apa yang sedang mereka perbuat.
>
>Hormat saya,
>Eko Raharjo
>
>catatan:
>Tulisan ini bersumber dari pendapat theolog-2 Kristen
>dari universitas-2 di Jerman diantaranya Gerd Luedemann.
>
>-----------------------------------------------------------------------------
>---
>
>
>For information about the University of Calgary's Webmail service, click
>here.
>(t=1.065)
>
>--------------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1645
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1655
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke