Aya kasalahan fatal dina carita dina majalah eta.

1. ukuranana anu sarwa materi,ngan ningali aspek
lahiriahna, itung-itungan ala matematika, untung rugi,
teu ningali faktor sejen.

2. Ngagulkeun maskulinisme, saolah-olah si awewe teh
teu boga pipikiran, teu walakaya, atawa "dulang
tinande" sumuhun dawuh.

3. Nganggap urusan rumah tangga ngan sakadar dahar,
nginum, hubungan ewe-salaki.

4. Stereotip anu "sangeunahna" diuar-uar di majalah,
bisa ngaruntagkeun kautuhan "bermasyarakat".

Karunya temen lalaki anu ngaranna Amir Hamzah, jeung
"garing" pisan eta majalah caritakeun carita siga
kitu. Sabab lamun enya eta carita teh bisa jadi
"ngarepsentasikeun" kawijakan anu ngokolakeun majalah,
nganggap hirup di dunya teh ngan sakadar neangan nafsu
bihari wae.

mrachamtrawyani

> irpan rispandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> sumber :
>
http://cyberman.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Style&newsno=960
> 
> Di Balik Kecantikan Wanita Sunda
> 
> Ada kesan umum, bahwa wanita Sunda pemalas dan suka
> berdandan.
> Benarkah demikian?
> 
> Memang susah mencari pasangan atau istri ideal.
> Cantik, pintar
> bekerja, beretika, setia, jujur relegius
> dan feminim. Akan sempurna hidup seorang pria, bila
> mendapatkan istri
> seperti ini. Barangkali pula itu hanya padangan
> utopis saja. Tapi,
> Amir Hamzah, seorang general manager perusahaan
> asuransi, selalu
> berusaha untuk mendapatkannya.
> 
> Akibatnya, Amir Hamzah sering gontaganti pasangan.
> Sekarang dia
> mempunyai dua kekasih. Pertama, keturunan )awa,
> bekerja sebagai
> coordinator public relations di perusahaan
> elektronik. Secara karier
> wanita ini cukup bagus, namun secara fisik kurang
> cantik. Kulitnya
> sedikit hitam dan tubuhnya biasa-biasa saja,
> pokoknya bukan tipe Amir.
> Pacar kedua, perempuan Sunda. Cantik, kulit halus
> bak bengkuang dan
> pintar pula berdandan. Tapi secara karier dan
> intelektual, biasa-biasa
> saja, dan hanya sebagai karyawan biasa.
> 
> Amir bingung, mana yang harus dipilih, sementara
> usia dan orangtua
> terus mendesak. Diakuinya, bahwa kedua pacarnya itu
> mempunyai
> kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sebagai pria
> normal, ia ingin
> memiliki istri cantik. Masalahnya, kecantikan belum
> menjamin apakah si
> wanita akan menjadi mitra hidup yang baik nantinya.
> 
> Lingkungan & Alam
> Sudah menjadi pengetahuan bagi sebagian orang, bahwa
> wanita Sunda
> cantikcantik. Alamnya yang elok memberikan andil
> dalam hal ini,
> terutama untuk kehalusan kulit. Tapi, di balik
> keindahan dan
> kecantikan yang dimiliki wanita Sunda, terdapat
> unsur buruk, yaitu
> pemalas, dengan hobi berdandan dan bergaya seperti
> orang kaya. Tidak
> itu saja, dipercayai pula oleh sebagian orang, bahwa
> dalam berumah
> tangga, wanita Sunda selalu mengandalkan pendapatan
> suami. Tentu saja
> ini hanya pandangan sebagian orang. Sebab bukan
> berarti semua
> perempuan Sunda seperti itu.
> 
> Secara antropologis, banyak faktor yang menyebabkan
> wanita Sunda
> setiap berinteraksi dengan pria selalu mengandalkan
> keindahan fisik.
> Bukan kemampuan intelektual dan kepribadian yang
> kuat seperti wanita
> Sumatera Utara, Jawa dan Bali, yang tegar dalam
> kehidupan.
> Wanita-wanita Jawa, Bali dan Sumatera Utara,
> terkenal sebagai wanita
> ulet. Mereka tidak memilih-milih pekerjaan, yang
> penting halal. Ini
> bisa dilihat di terminal-terminal, pasar, dan
> ladang.
> 
> Menurut Agus Wiyanto, budaya Sunda adalah budaya
> yang memiliki sisi
> erotisme tinggi, yang bisa dilihat dari kesenian
> tarinya, seperti
> tarian Jaipong. Jaipong kental dengan goyangan
> tubuh, yang menonjolkan
> bagian-bagian tubuh yang seksi. Berbeda dengan
> tarian-tarian Jawa yang
> lebih sarat dengan simbol dan makna kehidupan.
> 
> "Alam yang subur meninabobokan wanita Sunda sampai
> terlena, hingga
> tidak perlu bekerja keras. Alam sudah menjamin
> kelangsungan. kehidupan
> mereka. Cukup suami yang bekerja di ladang atau
> sawah, sementara istri
> di rumah mengurus dan merawat anak, mempercantik
> diri, melayani suami
> dan membersihkan rumah," tutur anggota Persatuan
> Cendekiawan Nasional
> Indonesia ini.
> 
> Agus menambahkan, keindahan dan kesuburan alam (dan
> kecantikan wanita)
> Jawa Barat ini sampai ke wilayah bagian pantai Jawa
> Barat, Banten
> (sebelum menjadi propinsi sendiri), yang termasuk
> bagi dari kota Paris
> in Java. Tidak jauh beda dengan Bogor yang pada
> zaman VOC dijadikan
> tempat peristirahatan kaum bangsawan Belanda.
> 
> Malah di sebagian daerah jawa Barat, ada pula wanita
> yang bangga
> menjadi janda. Ini terjadi karena adanya anggapan,
> bahwa wanita yang
> mampu menikah tiga atau empat kali, berarti wanita
> tersebut lebih
> bagus dibandingkan wanita lain yang hanya kawin satu
> kali. "Ini
> terjadi di Karawang, wilayah Pantai Utara dan
> Indramayu," kata Agus.
> 
> Bila kondisi sosial seperti ini dibiarkan, tentu
> saja akan berpengaruh
> pada generasi berikutnya. Secara tidak langsung
> mereka akan melakukan
> apa yang telah diperbuat generasi sebelumnya.
> Akibatnya, pandangan
> orang terhadap wanita Sunda bisa semakin buruk.
> 
> Berbeda dengan wanita Jawa yang dikesankan suka
> bekerja keras. Bagi
> mereka, bekerja merupakan kehormatan. Lebih baik
> bekerja walau
> hasilnya kecil, daripada menjual diri tapi tidak
> halal. Agus
> menjelaskan, kelemahan wanita jawa adalah tidak
> mempuyai ambisi dan
> rencana matang. Akibatnya, mereka selalu marjinal,
> menjadi pembantu
> rumah tangga, pedagang sayuran di pasar, dan perjual
> jamu. Ini akibat
> rendahnya pendidikan yang membuat pola pikir dan
> pengembangan hidup
> menjadi rendah.
> 
> Dosen IISIP ini menambahkan, ada pula pandangan di
> kalangan orangtua
> yang mengatakan, bahwa tidak ada gunanya wanita
> bersekolah sampai ke
> perguruan tinggi. Pasalnya, wanita tetap akan
> kembali ke dapur
> mengurus dan merawat anak serta melayani suami. Pola
> pikir ini hanya
> 
=== message truncated ===



        
                
__________________________________ 
Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! 
Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web 
http://birthday.yahoo.com/netrospective/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke