supriyadi endang wrote:

>ah... saur saha iyeu teh, saur abdi upami kaluar
>sperma sehari 1 kali ( tiap dinten ) eta langkung sae
>eta jalmi tiasa awet ngora. 
>  
>
Enyaan etateh, kang. Bisa dipertanggungjawabkeun henteu teorina. Dan 
numutkeun buku TAO OF SEX mah henteu kitu. Mangga geura baca artikel 
diteoh ieu;

"Pengiritan" mani memang menjadi inti dalam seni di atas ranjang a la 
tao. Namun, banyak yang salah paham tentang hal ini, dan menganggap tao 
tak memperbolehkan pria orgasme. Padahal, orgasme adalah pengalaman 
psikis, dan ejakulasi adalah pengalaman badani. Keduanya bisa datang 
bersamaan, juga bisa tidak, orgasme tanpa ejakulasi.

Kesalahpahaman ini jugalah yang dialami Kaisar Kuning, yang ingin 
berhenti bersanggama dalam rangka pengiritan mani. Tapi, Gadis Sederhana 
Su Nu Ching, menjelaskan duduk soalnya. "Sebagai manusia, kita tak boleh 
melakukan sesuatu yang diatur alam. Menghentikan berhubungan intim 
adalah melawan kehendak alam. Jika yin dan yang tidak mengadakan kontak, 
keduanya tak dapat saling menyelaraskan dan melengkapi. Kita bernapas 
untuk menukar udara yang kotor dan menggantinya dengan yang segar. Jika 
tongkat giok (penis) tidak aktif, maka akan mengalami atrofi, penyusutan 
salah satu organ atau jaringan sel. Itulah sebabnya, gerbang permata 
(vagina) harus selalu dikunjungi, dilatih secara konsisten. Jika seorang 
pria dapat selalu mengendalikan ejakulasi, ia dapat memperoleh manfaat 
besar untuk kesehatannya."

Tapi, adakah kenikmatan seksual tanpa ejakulasi? Barangkali itulah yang 
ada di kepala Anda, yang juga menjadi kerisauan Kaisar Kuning, ketika 
akan mempraktekkan hal ini. Tapi, pertanyaan itu terjawab oleh penasihat 
kaisar, Peng-Tze yang ditanyakan Gadis pelangi, sebagaimana tersurat 
dalam Secrets of the Jade Bedroom: "Tak ada kenikmatan yang terganggu. 
*Setelah ejakulasi, seorang pria akan merasa lelah, telinganya 
berdengung, mata mengantuk, dan ingin segera tidur. Ia juga merasa haus. 
lemas dan kaku. Ejakulasi memang memberikan kenikmatan ataqpi cuma 
sesaat, selanjutnya diikuti penderitaan yang berkepanjangan. Ini 
kenikmatan yang artidisial, sementara*. _Tetapi, jika seorang pria mau 
mengatur ejakulasinya seminim mungkin dan menahan maninya, maka tubuhnya 
akan menjadi kuat dan pikirannya tak bercecababg, jernih. Dengan 
sesekali menghindari diri dari sensasi nikmat sesaat ejakulasi, cinta si 
pria terhadap pasangannya akan bertambahy besar, ia seakan tidak akan 
pernah cukup memasuki "gerbang permata". Bukankah ini akan menjadi 
kenikmatan seks yang tak ada taranya?"

_Masih ragu? Baik. Sebagai perbandingan, pakar seks David Rauben dalam 
bukunya Everything You Ever Wanted to Know about Sex mengatakan seorang 
pria, setelah ejakulasi kedua, otomatis tak akan bisa lagi mengadakan 
hubungan seksual, dan butuh waktu yang panjang. Ini karena energi yang 
telah habis. Sementara wanita tidak demikian. Nah, pria yang tak 
berejakulasi, akan dapat melakukan terus hubungan itu, semau dia suka, 
dua atau tiga, bukan masalah. "Api yang teta panas meski telah 
mendidihkan air dua kali."

Bercinta menurut tao, bukan pada romantika semata, tapi teknik yang 
benar. Bukan seperti bermain bola, hanya mencari kemenangan, tapi harus 
tetap memperagakan teknik yang hebat dengan mengikuti aturan bermain. 
Tao menjelaskan ini dengan istilah "strategi di tempat tidur". Sebuah 
novel erotis di zaman Dinasti Ming, Player Mat of the Flesh karya Lee Yu 
menjelaskan: "Dalam hal seks, yang menjadi daya tarik utama pria 
bukankah gunung dan lembah wanita tapi keingintahuan tentang ukuran dan 
daya letus dan tahan tongkat giok. Siapa yang akan menang dan kalah di 
tempat tidur tak ubahnya seperti di medan perang, mengetahui kekuatan 
sendiri sama pentignnya dengan meneropong
kekuatan musuh."

Nah, banyak pria yang merasa, hanya butuh waktu lima menit untuk 
menaklukkan "gerbang permata". Padahal, ternyata, sebelum waktu itu, 
tongkat giaoknya sudah memuntahkan lahar, dan energinya terbuang sia- 
sia, karena "api" tak dapat memanaskah air. Untuk itu, tao mengajarjan 
teknik pengiritan mani, yang secara sederhana akan kami jelaskan lagi, 
bagaimana mempraktekkan "kontak tanpa kebocoran". Tunggu lagi, ya? (CN02)




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now.
http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke