Aduh sae pisan..tapi ieu teh nembe salah sawios cabang
elmu ekonomi nyaeta "marketing" anu disaluyukeun kana
ajaran2 Islam. Saur sim abdi teu acan nyentuh kana
inti ekonomi Islam sacara konseptual.....masalah "time
value of money" sareng "riba" sareng "interest" masih
teu acan nyambung...sareng prinsip ekonomi kapitalis
anu keur dialaman kuurang sarerea sareng diajarkan
disakabeh Fakultas Ekonomi di sakuliah  sadunya...

--- MRachmat Rawyani <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> ieu kenging kiriman ti rerencangan kuring.
> 
> 
> baktos,
> 
> mrachmatrawyani
> 
> Hermawan Kartajaya :
>  Ekonomi Islam itu Adil dan Indah
> 
>  Guru marketing Hermawan Kartajaya sudah beberapa
> lama
> bergaul dengan
>  praktisi keuangan syariah. Ia mulai fasih
> mengatakan
> ajaran Islam
>  sebagai rahmatan lil alamin. Beragama Katolik,
> Hermawan malah berniat
> ikut
>  dalam mengembangkan nilai marketing Islami. Berikut
> petikan wawancara
> sesaat setelah peluncuran buku Sharia Marketing di
> Jakarta pekan lalu.
> 
>  Sebetulnya apa beda marketing syariah dan
> konvensional?
> 
>  Dalam dunia marketing itu ada istilah kelirumologi.
> Itu lho  sembilan
> prinsip yang disalah artikan. Misalnya marketing
> diartikan untuk
> membujuk 
> orang
>  belanja sebanyak-banyaknya. Atau marketing yang
> yang
> pada akhirnya
>  membuat kemasan sebaik-baiknya padahal produknya
> tidak bagus. Atau
> membujuk
>  dengan segala cara agar orang mau bergabung dan
> belanja. Itu salah 
> satu
>  kelirumologi ( merujuk istilah yang dipopulerkan
> Jaya
> Suprana).
>  Marketing syariah itu mengajarkan orang untuk jujur
> pada konsumen atau
> orang lailn.
>  Nilai syariah mencegah orang (marketer) terperosok
> pada
>  kelirumologi itu tadi. Ada nilai-nilai yang harus
> dijunjung oleh
> seorang 
> pemasar.
>  Apalagi jika ia Muslim.
> 
>  Apakah nilai marketing syariah bisa diterapkan umat
> lain?
> 
>  Lha ya nilai Islam itu universal. Rahmatan lil
> alamin. Begitu kan
>  istilahnya. Nabi Muhammad itu menyebarkan ajaran
> Islam pasti bukan
>  hanya untuk umat Islam saja. Jadi tidak apa-apa
> jika
> nilai marketing
>  syariah ini inisiatif orang Islam supaya bisa
> menginspirasikan orang
> lain.
>  Makin banyak non-Muslim yang ikut menerapkan nilai
> ini, makin bagus.
> Saya ikut mengendorse marketing syariah. Soal jujur
> itu kan universal.
> Jadi
>  marketing syariah harus diketahui orang lain dalam
> rangka rahmatan lil
> alamin itu.
> 
>  Apa nilai inti marketing syariah?
> 
>  Integrity atau tak boleh bohong. Transparansi.
> Orang
> kan tak boleh
> bohong.
>  Jadi orang membeli karena butuh dan sesuai dengan
> keinginan dan
> kebutuhan,
> bukan karena diskonnya. Itu jika konsep marketing
> dijalankan secara
> benar.
> 
>  Bagaiman muasal perkembangan nilai spiritual dalam
> marketing
> 
>  Sejalan dengan perkembangan dunia. Setelah
> September
> attack, orang
>  melihat IQ dan EQ saja tidak cukup. Harus ada SQ,
> spiritual quotient.
> Orang 
> melihat
>  Apakah nilai marketing syariah ini akan bertahan?
> 
>  Ya pasti sustain. Karena prinsip dasarnya
> kejujuran.
> Ini yang
>  dibutuhkan semua orang. Apalagi setelah kasus
> seperti
> Enron, Worldcom
> dan
> lainnya.
>  Orang melihat bisnis itu harus jujur.
> 
>  Lalu di mana peran ilmu marketing dalam konsep
> syariah
> 
>  Syariah mengendorse marketing dan marketing
> mengendorse syariah. Ilmu
>  marketing menyumbangkan profesionalitas dalam
> syariah. Karena jika
>  orang marketing tidak profesional, orang tetap
> tidak
> percaya. Lihat
> saja
>  bagaimana investor Timur Tengah belum mau investasi
> di Indonesia, 
> meski
>  negara ini populasinya mayoritas Muslim. Karena
> mereka tidak yakin
> dengan
>  profesionalitas kita. Jadi, jujur saja tidak cukup.
> 
>  Bukankan nilai kejujuran dan transparansi itu
> diajarkan semua agama
> 
>  Ya. Memang semua agama mengajarkan nilai itu. Tapi
> jangan lupa
>  bahwa islam itu rahmatan lil alamin. Jadi, ada
> titik
> singgung. 
> Bukankah
> lebih baik mencari yang serupa dari pada
> memperkarakan
> yang berbeda.
> Jika
>  begitu hidup kita damai. Menurut saya, tak mengapa
> kita sebut 
> marketing
> syariah.
>  Karena mayoritas populasi di Indonesia itu Muslim.
> Jadi nilai syariah
> yang
>  kita kedepankan. Kita mulai di sini, di Indonesia.
> Ada bagusnya jika
> yang
>  mengendorse itu orang Islam, bukan yang lain.
> 
>  Setelah nilai spiritual konsep apa lagi yang akan
> mengemuka dalam
> dunia
> bisnis?
> 
>  Millenium. Orang mencari keseimbangan. Maksudnya
> orang berbisnis
>  itu harus menjaga kelangsungan alam, tidak merusak
> lingkungan.
> Berbisnis
> juga ditujukan untuk menolong manusia yang miskin
> dan
> bukan 
> menghasilkan
>  keuntungan untuk segelintir orang saja. Nilai-nilai
> ini ke depan akan
>  mengemuka. Sekarang pertemuan para praktisi
> marketing
> mulai
>  mengarah ke sana.
> 
>  Setelah mengenal Islam, apa pendapat Anda tentang
> nilai yang diajarkan
> 
>  Islam agama yang universal dan komprehensif.
> Guidance-nya lengkap. Ada
>  petunjuk untuk seorang pedagang, kepala negara,
> seorang anak, panglima
>  perang dan semuanya. Ada diatur secara lengkap. Di
> atas semua itu saya
>  melihat Islam itu ajaran yang damai dan indah.
> Ajaran
> Islam bisa
> dipakai
>  semua orang. Itu kesan saya dan mengapa saya mau
> mempelajari nilai
>  Islam untuk dikembangkan dalam konsep marketing.
> Saya
> sekarang menjadi
>  aktivis lingkungan dan nilai-nilai. (Republika /
> tid
> )
> 
>  Assalamu'alaikum Wr. Wb.
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke