Diambil dari file koran Pikiran Rakyat Online 4 Maret 2005......
**
**
*Jumat, 04 Maret 2005*
Tsunami tak Akan Terjadi di Jabar Selatan
Tim Ahli Pastikan Pangandaran Aman
CIAMIS, (PR).-
Pantai Selatan Jawa Barat, termasuk Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis,
dipastikan aman dari bencana tsunami. Demikian hasil penelitian tim ahli
tsunami yang terdiri dari Dr. Nanang dari ITB, Dr. Terry Sriwana dari
Sekolah Tinggi Teknologi Mineral, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika
(BMG) Bandung Dr. Hendry Subakti, Dr. Soewarno ahli geologi kelautan,
dan
Dewi Kurnia dari Bappeda Jabar, yang diumumkan, Kamis (3/3) di sela-sela
hajat laut nelayan Pangandaran, Ciamis.
Menurut juru bicara tim ahli Terry Sriwana, sejak terjadinya tsunami di
Aceh, pihaknya berusaha melakukan kajian kemungkinan
tsunami terjadi di
Pantai Jabar Selatan. Lalu, setelah sebulan tsunami terjadi di Aceh dibentuk
tim ahli yang sekaligus untuk melakukan *recovery *untuk objek wisata daerah
pantai. Tim melakukan pertemuan setiap pekan untuk membahas masalah
kemungkinan tsunami di Pantai Jabar Selatan.
Dari kajian kajian ilmiah dan
lainnya, akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada masalah dengan pantai di
daerah ini.
Dari hasil kajian atau penelitian yang kita lakukan, akhirnya kami simpulkan
bahwa pantai ini, termasuk Pangandaran aman dari tsunami. Karena dengan
kondisi laut dalam serta pantai terjal, sehingga energi gelombang yang
diakibatkan dari tabrakan lempengan Benua Australia
dan Asia, tidak akan
sampai ke daerah kawasan pantai ini, jelasnya.
Pihaknya juga melakukan simulasi dari kemungkinan
skenario terburuk ada
bencana gempa tektonik di laut. Hasilnya bahwa kalaupun ada gelombang besar,
kemungkinannya hingga ke
pantai dengan ketinggian gelombangnya satu
meter.
Itu kondisi paling buruk, sehingga pantai Jabar Selatan itu relatif aman,
dan tenang. Wisatawan tidak perlu takut lagi untuk datang ke
Pangandaran,
tegasnya.
Penelitian ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, karena pakar yang
tergabung juga benar-benar ahli dan punya dasar keilmuan
yang kuat dalam
bidangnya. Namun ia menyarankan, untuk kawasan pantai ini mesti dijaga
lingkungannya, seperti ditanam bakau atau tanaman yang cocok. Lalu, baiknya
di kawasan bibir pantai tidak ada yang berjualan.
Bupati Ciamis H. Engkon Komara menyambut baik hasil penelitian dari tim ahli
yang mengkaji masalah kemungkinan tsunami di
daerahnya. Sejak terkena isu
tsunami, katanya Pangandaran benar-benar terpukul. Ini jadi momentum yang
baik untuk pemulihan, karena hasil dari penelitian pakar Pangandaran dinilai
aman.
Sementara itu, Ketua DPRD Jabar H.M. Ruslan mengemukakan, hasil temuan tim
ahli yang menyebutkan bahwa daerah Pangandaran aman, mesti dilanjutkan
dengan program recovery yang sungguh-sungguh dari semua pihak. Ia optimis
Pangandaran maupun Palabuhanratu, bisa pulih lagi kalau semua pihak terkait
bekerja keras
dan satu sama lain yang mendukungnya. (A-97)***