satuju kang asep, yen nami prabu silih wangi rupina gelaran rakyat
kanggo raja, sepertos  sultan hamengkubuwono di jogja dugi ka 10,
sultan paku buwono di solo atanapi raja louis di perancis dugi ka 16 
janten ku ayana wacana ieu janten teu lieur dimana leresna raja
pajajaran tilar dunya, nu di sancang tiasa leres, nu di rancamaya
sanes deui jalmina, anu jelas mah karajaan sunda harita kungsi
dipikagimir ku bangsa portugis... 
karajaan banten kungsi ngirim utusan nepi ka inggris cobi aya info
ngeunaan ieu teu....
 
zamzam   


--- In [email protected], Asep Hadiyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wilujeng wengi,
> 
> Bapa Edi S. Ekajati, dina buku KEBUDAYAAN SUNDA ZAMAN PAJAJARAN,
kaca 124-126 ngadugikeun pamendak bapa Ayatrohaedi ngeunaan Prabu
Siliwangi sapertos kieu:
> 
> 
> 
>   Ia dapat menerima garis besar gambaran Prabu Siliwangi sebagai
tokoh sastera yang didasarkan atas dasar sumber sekunder, tetapi ia
berkeberatan atas kesimpulan yang mengidentikkan Prabu siliwangi
dengan Sri Baduga Maharaja sebagai satu-satunya kebenaran. Masalahnya,
kebenaran kesimpulan itu tergerus kadarnya oleh data pada Sanghyang
Siksa Kandang Karesian yang menyatakan bahwa pada waktu itu (1518)
siliwangi telah menjadi nama cerita Pantun. Selain itu, sebagaimana
diungkapkan dalam naskah Bujangga Manik nama Silih Wangi pada akhir
abad ke 15 atau awal abad ke 16 telah digunakan untuk mengabadikan
(sasakala) kolam pemandian atau sumur Jalatunda (di daerah Brebes,
red) yang tentu dianggap suci, keramat. Padahal waktu itu Sri Baduga
Maharaja masih hidup dan menjalankan roda pemerintahan (1482-1521).
Tidak mungkin terjadi tokoh yang masih hidup dijadikan tokoh utama
dalam cerita pantun atau karya sastera atau menjadi tokoh budaya
(Ayatrohaedi, 1997;48).
> 
> Anggapan bahwa Prabu Siliwangi adalah raja Pajajaran terbesar dan
terakhir, merupakan anggapan yang bersifat kontradiktif dan
mempersulit upaya pencarian identitas Prabu siliwangi secara historis.
Disebut kontradiktif, karena secara rasional bagaimana mungkin raja
terakhir satu kerajaan bisa pula menjadi raja terbesar. Bukankah dalam
masa pemerintahan raja terakhir berlangsung proses keruntuhan yang
akhirnya ambruk samasekali. Dalam pada itu, gambaran tersebut
bertentangan  dengan sumber sekunder kelompok pertama dan tradisi
lisan cerita pantun yang mengungkapkan bahwa sesudah pemerintahan
Prabu siliwangi masih ada pemerintahan generasi berikutnya.
> 
> Setelah menjelajahi sumber tradisi (sumber sekunder) yang
menyebut-nyebut tokoh Prabu Siliwangi, Ayatrohaedi berpendapat bahwa
ada tiga kriteria yang bisa digunakan dalam menentukan identitas Prabu
siliwangi sebagai tokoh sejarah, yaitu (1) siliwangi menjadi raja
tidak menggantikan langsung ayahnya, Prabu Anggalarang atau Prabu
Wangi, melainkan menjadi raja setelah ada orang lain yang bertindak
sebagai penyelang, (2) tokoh tersebut harus hidup pada masa awal
masuknya pengaruh Islam ke Tanah sunda, karena dalam berbagai sumber
Prabu siliwangi diajak masuk Isalm oleh anaknya sendiri, dan (3) tokoh
tersebut haruslah yang besar jasanya dalam memajukan kesejahteraan
hidup rakyatnya, karena berbagai sumber menyebutkan bahwa pada masa
pemerintahannya Kerajaan Pajajaran (maksudnya: Kerajaan sunda) dalam
taraf subur makmur loh jinawi.
> 
> Selanjutnya, dengan menganalisisbeberapa sumber primer dan juga
sumber sekunder, terutama data yang diambil dari Carita Parahyangan,
Ayatrohaedi menyimpulkan tiga hal. Pertama, Prabu Maharaja, raja sunda
(1350-1357) yang tewas di Bubat itu mendapat nama julukan dari
rakyatnya Prabu wangi. Nama tersebut mengandung makna raja yang harum
namanya, karena dengan gagah berani mempertahankan kehormatan
negaranya sampai titik darah yang penghabisan.
> 
> Kedua, muncul tradisi raja-raja Sunda sesudah masa Pemerintahan
Prabu Maharaja mendapat julukan Prabu Siliwangi atau Siliwangi, yang
berarti prabu atau raja yang menggantikan Prabu wangi. Prabu Maharaja
tidak langsung digantikan oleh puteranya, Niskala Wastukancana, karena
usianya masih kanak-kanak (9 tahun), melainkan melalui masa perwalian
oleh pamannya, Hiyang Bunisora atau Mangkubumi suradipati (1357-1371).
Tentu raja yang langsung menggantikan Prabu Maharaja atau Prabu Wangi
adalah Prabu Niskala wastukancana (1371-1475), karena masa
pemerintahan pamannya adalah masa perwalian, hanya sebagai penyelang.
Masa pemerintahan Prabu Niskala Wastukancana  merupakan masa
kemakmuran, kesejahteraan, dan kesentausaan Kerajaan Sunda sebagaimana
dikemukakan dalam Carita Parahyangan. Oleh karena itu, maka tokoh
sejarah yang identik dengan tokoh sastera Prabu Siliwangi seyogiyanya
Prabu Niskala Wastukancana, raja Sunda yang termashur, banyak jasa
bagi kemakmuran rakyatnya, memerintah
>  selama 104 tahun (1371-1475) dan telah wafat ketika Bujangga Manik
dan Sanghyang siksa Kandang Karesian disusun. Pantaslah Siliwangi
sudah disebut sebagai nama cerita pantun dan nama kenangan bagi
pemandian atau air sumur Jalatunda oleh pengarang Sanghyang Siksa
Kandang Karesian dan Bujangga Manik itu.
> 
> Ketiga, Sri Baduga Maharaja (1482-1521) yang adalah cucu Prabu
Niskala Wastukancana bisa saja mendapat julukan Prabu siliwangi,
karena raja Sunda besar pula (Ayatrohaedi, 1997: 48-51).
> 
> Berdasarkan uraian diatas, jelaslah bahwa Prabu Siliwangi itu bukan
nama resmi raja Sunda, melainkan nama julukan yang berasal dari rakyat
bagi raja sunda yang besar jasanya dalam upaya mensejahterakan
kehidupan rakyat, sesudah masa pemerintahan Prabu Maharaja (1350-1357).  
> 
> 
> 
> kumincir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Bisi
pajar teu aya tulisanana, mangga cobi buka
http://su.wikipedia.org/wiki/Prabu_Siliwangi
> Hatur lumayan, lengkepaneun...
> 
> 
>  On 4/20/07, Nandar Robbyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                 
                  
> nyuhungkeun pencerahan (naonnya basa Sundana) ngeunaan maotna
Kangjeng Prabu Siliwangi, aya berita anu pabaliut anu katampi kuabdi
(antara sajarah sareng  dongeng rada ipis), aya nunyebatkeun di daerah
leuweung Sancang (Garut?), aya nunyebatkeun digugunungan didaerah
Rancamaya Bogor, aya deui nu nyebatkeun teu maot tapi ngaleungit (nu
leres numananya??) 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> -- 
> sikandar
> kumincir.blogspot.com 
>      
>                        
> 
>        
> ---------------------------------
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
>  Check outnew cars at Yahoo! Autos.
>


Kirim email ke