Pamadegan aki tams, hirup teh sanes pilihan, tapi hirup teh "anugrah Alloh ka
mahlukna". Teu pernah aya carita mahluk anu kasebat jelema daftar ka anu
masihan hirup hayang hirup atanapi hayang jadi naon kituh?? Urang sadaya
ditakdirkeun/dipasihan bari teu pernah menta hirup dugi ka ayeuna.
Dina sajeroning nampi hirup/ nyawa ieu, urang memang mayunan dua perkara,
nyaeta perkara-perkara anu sae sareng anu awon. Tah palebah ieu lelembutan dina
hate urang ngangken, mana anu sae sareng mana anu awon, tah eta dhomir anu
salamina sasarengan sareng godaan nafsu. dhomir ngajak kana perkara anu sae,
tapi nafsu ngajak kana perkara anu awon.
Wallohhualam.
"Suarsa, Roni" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.pusatresume.com/index2.php?userid=subiyanto
Kunjungi homepage tersebut untuk mendapat materi dan penghasilan
lain-lain...
Hidup Adalah Pilihan.
Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur.
Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin
menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan
tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua
tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan
kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam
tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah
disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah
nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan
terkoyak.
Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba
untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak
kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik
jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit
yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Renungan:
Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon
yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan,
kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan
sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau
melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka,
hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka,
pilihlah dengan bijak, terbaik dan semangat tinggi hanya mencapai ridha Allah
saja.
-----------------
Semoga bermanfaat
Dede Maulana
---------------------------------
This e-mail (including any file attachment) contains confidential information
and/or may also be legally privileged. It is intended solely for the use of the
named addressees and any unauthorized dissemination or use by any other person
or entity is strictly prohibited. If you are not the intended recipient you
should not transmit, copy, print, disclose or otherwise make use of and/or
place any reliance on this e-mail and its contents. If you have received this
e-mail in error, you should immediately notify the sender by return e-mail and
delete all copies from your system. The views, opinion or advice as may be
contained herein are those of the sending individual and do not necessary
represent that of SABIC or bind SABIC. E-mails can be corrupted, altered or
falsified and SABIC shall not be liable for any alteration or falsification on
this e-mail.
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.