Selain dengan penghilangan suku kata terkahir dan menggantikannya dengan suku 
kata wis dalam penghalusan beberapa kata bahasa Sunda, pola penghalusan kata 
pun dilakukan dengan penghilangan suku kata terakhir dan menggantikannya dengan 
suku kata dos atau tos. Contohnya:   
  Pribadi --> Pribados
  Supaya --> Supados
  Tangtu --> Tangtos
  Bantu --> Bantos
  Miyang --> Miyos atau Mios
   
  Kata permios tampaknya merupakan kata halus dari permisi (kata serapan dari 
bahasa ras Eropa)
   
  Dalam basa Sunda juga ada beberapa kata benda yang dihaluskan dengan 
penghilangan bunyi “a” pada akhir kata dan menggantikannya dengan bunyi “i”. 
Contohnya:
   
  Warga --> Wargi
  Kulawarga --> Kulawargi
  Jalma --> Jalmi
  Robah --> Robih
   
  Pernah ada orang Sunda, termasuk saya, yang bercanda dengan kata-kata ”abdi 
mah agami sareng olahragi anu dicepeng”. Sebetulnya kata halus dari agama 
adalah ageman, bukan agami. Olahragi juga bukan kata halus dari olah raga, 
sebab frase olah ragi biasa digunakan oleh orang yang membuat peuyeum dan 
oncom. Ha ha ha.
   
   
  Tos ah, adios  amigos.
  Asep
  

Asep

       
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting  gifts for grads at Yahoo! Search.

Kirim email ke