Ceuk berita dinu PR... cenah pemaen PERSIB anu urang Cile teh hayang pisan
diajar Basa Sunda.
Manehna oge heraneun cenah, loba pemaen PERSIB anu teu bisa basa Sunda
"Asli".

Cikk... aya nu kersa ngajarkeun???
Nyanggakeun wartana:
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/082007/25/0816.htm

Pato Mencari Guru Bahasa Sunda

"KAMU orang Bandung asli? Bisa bahasa Sunda?" kata Libero Persib, Muhammad
Patricio Jimenez Diaz kepada "PR" secara tiba-tiba. Saat itu, Pato,
panggilan akrab Patricio sedang melakukan peregangan di pinggir lapangan.
Pato tidak ikut berlatih bersama pemain lain karena sedang dibekap cedera.

Pertanyaan itu sontak saja membuat "PR" terheran-heran. Sadar akan
kebingungan "PR", ia pun menceritakan keinginan besarnya untuk mempelajari
bahasa ibu daerah tempat ia hidup dan menghirup udara. Hal yang sama juga
pernah ia lakukan saat bermain untuk Semen Padang.

"Saya memang selalu ingin memepelajari bahasa baru. Saat ini saya baru
menguasai bahasa Minang, asal istri saya. Kalau bahasa Minang saya
*udah*fasih. Sama lancarnya dengan bahasa Indonesia. Untuk bahasa
Sunda, saya
masih bingung," katanya.

Hingga saat ini pun pemain asing asal Cile itu mengaku belum berani
mengambil langkah untuk mempelajarinya. Masalahnya, ia belum menemukan
seseorang yang benar-benar menguasai bahasa Sunda yang disebutnya sebagai
bahasa Sunda "asli".

"Saya sempat merasa aneh. Semua orang Sunda yang saya kenal tidak ada satu
pun yang menguasai bahasa Sunda 'asli' dengan baik. Rata-rata bahasa Sunda
mereka jelek. Teman-teman di Persib juga sama. Padahal *kan* mereka sudah
menggunakan bahasa itu dari lahir. Harusnya bisa. Makanya, saya belum berani
belajar," tuturnya.

Ia mengaku takut seandainya bahasa yang digunakan salah. Terlebih, dalam
bahasa Sunda dikenal beberapa tingkatan. Bahasa yang digunakan untuk
berbicara dengan anak kecil berbeda dengan bahasa pergaulan dengan teman
sebaya. Pun demikian dengan bahasa yang pantas untuk digunakan jika
berbicara dengan orang tua.

"Yang saya tahu, bahasa Sunda itu yang paling sulit di antara bahasa-bahasa
daerah di Indonesia. Banyak kelompoknya. Kalau ingin belajar tentu jangan
dengan orang yang salah. Haruslah dengan orang yang benar-benar menguasainya
dengan baik," ujar pemain yang baru saja dikaruniai seorang putra itu.

Keinginan Pato ini bisa saja menjadi tantangan bagi mereka yang benar-benar
mengerti dan memahami bahasa Sunda dengan baik. *Toh*, keinginannya cukup
sederhana dan mulia. Ingin belajar. Adakah yang tertantang untuk mengajari
Pato bahasa Sunda yang baik? (Rika/"PR")***

Cag Ah...

-Bohay-

Kirim email ke