Gara-gara "kampanyeu" polygami, saurang Imam Masjid di Arab Saudi diboikot 
ku ibu-ibu, ku cara nitah salakina pindah sholatna ka masjid sejen. Kitu 
cenah ceuk beja ti Antara dihandap ieu:


www.antara.co.id/arc/2007/12/23/kaum-ibu-boikot-imam-masjid-arab-saudi-penyeru-p\
oligami/

23/12/07 00:44

Kaum Ibu Boikot Imam Masjid Arab Saudi Penyeru Poligami

Sana`a (ANTARA News) - Kesabaran para istri atas dakwah salah seorang imam
masjid di daerah King Fahd, propinsi Al-Ehsa, Arab Saudi, agaknya telah 
habis
dan menyerukan pemboikotan akibat imbauannya kepada para suami untuk
berpoligami.

Imam Sheikh Taher Al-Ahmed, seperti dilaporkan media setempat edisi Jumat,
berubah menjadi "musuh" kaum ibu di daerah tersebut, yang meminta para suami
memboikot imam dan pindah shalat berjemaahnya ke masjid lain.

Kaum ibu itu khawatir para suami lambat-laun terpengaruh, apalagi Al-Ahmed 
telah
mencontohkannya dengan beristri tiga orang dengan harapan jemaah lain
mengikutinya.

Alasan utama imam itu menganjurkan poligami adalah cara tersebut merupakan
solusi masalah sosial di negeri kaya minyak itu, terutama terkait dengan
ketinggian angka perawan tua di kalangan wanita setempat.

Dalam khutbah Jumat-nya, ia juga menyinggung poligami tersebut. "Saya tidak
khawatir dengan tantangan orang atas seruan ini. Penolakan terbesar tentu
berasal dari kaum wanita," katanya kepada harian "Al-Watan".

Tapi, tak sedikit yang mendukung seruan imam tersebut, yang diduga membuat 
para
istri minta suami memboikotnya, bahkan sebagian istri, yang biasa ikut 
shalat
berjamaah di masjid itu, absen dan sebagian lagi menelpon imam tersebut 
untuk
memrotes.

Bagi Sheikh Al-Ahmed, poligami harus dimasyarakatkan, karena seolah-olah 
telah
ditabukan masyarakat. "Kita harus mengubah citra ini. Syarat utama orang 
tidak
boleh berpoligami hanya satu, yakni apabila takut tidak bisa adil, maka 
cukup
satu istri saja," katanya. (*)


Copyright © 2007 ANTARA

Kirim email ke