kulantaran uing mah urang lembur, terus terang we teu pati apal ka bah
Ali Sadikin teh. meunang beja anjeuna tos tilar dunya, inna lillahi wa
inna ilaihi raji'un. cenah bah Ali teh salah sahiji tokoh US nu pantes
dipikareueus. keur nyacapkeun ka panasaran, saha ari bah Ali teh,
urang ngorehan beja ti balarea.

salam,
mh
=========
Habibie Sedih Kehilangan Ali Sadikin

Kompas. Selasa, 20 Mei 2008 | 22:33 WIB

JAKARTA, SELASA - Mantan Presiden BJ Habibie menumpahkan kesedihan
hati yang mendalam atas meninggalnya mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali
Sadikin. "Saya sedih. Kita kehilangan seorang tokoh nasional yang
pejuang," kata Habibie usai mengikuti peringatan seabad kebangkitan
nasional di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (20/5) malam.

Di mata Habibie, Ali Sadikin merupakan seorang tokoh nasional yang
mempunyai peran sangat penting dalam pembaharuan kota Jakarta sebagai
Ibu Kota Negara. "Beliau berjasa. Dan beliau selalu mementingkan
kepentingan rakyat," ujarnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, anggota Dewan Pertimbangan Presiden
(Watimpres) Emil Salim juga kaget atas meninggalnya tokoh Jakarta, Ali
Sadikin. "Sewaktu acara saya mendapat kabar soal itu," jelasnya.

Emil mengatakan, Ali Sadikin merupakan seorang yang mesti mendapat
penghargaan atas jerih payahnya mengelola Jakarta.

"Saya kira beliau patut dihargai. Beliau meletakkan landasan bagi
pembangunan Jakarta dengan rencana jangka panjang pada 1975-2000. Saya
kira beliau patut dikenang sebagai Bapak Jakarta modern, dan Jakarta
maju," ungkapnya seraya menyayangkan perubahan rencana Jangka Panjang
Ali Sadikin yang mulai memudar setelah tahun 2000.

"Sejak 2000 sudah berubah lagi rencana jangka panjangnya. Misalnya
komplek Senayan yang akan dijadikan lokasi olahraga hijau. Itu adalah
pikiran kreasi beliau," tandasnya.

Sementara itu, Adnan Buyung Nasution, pengacara sekaligus pendiri
lembaga bantuan hukum (LBH) meminta LBH di seluruh Indonesia
mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda bela sungkawa atas
meninggalnya Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.

"Dia pemimpin berkarakter, mengayomi dan membela rakyat kecil, dan
berwatak berani ambil risiko," katanya. (Persda Network/Ade Mayasanto)

Kirim email ke