In Memoriam Ali Sadikin
Rendra: Tak Ada Pemimpin Politik Seperti Bang Ali

Rabu, 21 Mei 2008 | 12:54 WIB

Laporan Wartawan Kompas R. Adhi Kusumaputra

JAKARTA, KOMPAS - Seniman WS Rendra hadir di antara pelayat yang akan
mengantarkan jenazah Ali Sadikin hingga ke liang lahat. Rendra
mengenang masa lalunya dengan Bang Ali, sekitar tahun 1974-1975.

"Tak ada pemimpin politik seperti Bang Ali. Beliau memberikan tempat
untuk seniman dan budayawan intelektual baik anggaran dana maupun
sarananya yaitu Gelanggang Remaja dan Taman Ismail Marzuki. Berbagai
organisasi kesenian diberi keleluasaan untuk berkembang seperti
Akademi Jakarta, Ikatan Kesenian Jakarta, dan Dewan Kesenian Jakarta,"
kata Rendra dalam percakapan dengan Kompas di TPU Tanah Kusir, Rabu.

Menurut Rendra, selain dukungan dana dan penyediaan sarana, Bang Ali
juga tidak melakukan intervensi. "Inilah yang paling berkesan bagi
saya," kata Rendra. Sebab, katanya, Gubernur DKI Jakata lainnya
memberikan bantuan dana tapi melakukan intervensi. Rendra juga
menambahkan, ketika dia akan ditangkap Ali Moertopo semasa rezim
Soeharto, yang membelanya adalah Bang Ali.

"Saya juga kaget ketika suatu hari Bang Ali muncul di rumah saya yang
sederhana di Yogya. Bang Ali bilang kok rumah saya kecil dan sumpek.
Lalu beliau memberi bantuan. Meskipun saya tolak, beliau tetap
memberikannya. Bang Ali bilang saya sudah membantu membuat TIM
didatangi banyak orang," kenang Rendra.

Itulah kenangan Rendra, yang meskipun sudah berlalu 35 tahun yang
lalu, kenangannya bersama Bang Ali masih ada dalam benaknya.

Kirim email ke