PDIP jeung Hanura tos gembar gembor yen Bu Mega sareng Mas Wiranto teh
pamingpin jeung Nagarawan anu handal...naha nagarwan maen boikot ? Lain
balik kana hukum anu ngareferensi kana UU pemilu jeung Keppres palaksanaan
Pemilu. Eces dua tokoh teh can siap ngalaksanakeun demokrasi..Supremasi
hukum..rek dibawa kamana enegke Rakyat ? Di Cianjur di kampung sela Eirih
mah mani jelas yen SBY meunang simpati sebagey jelema konsekuen...Koruptor
dihukum....besan oge dihukum cenah KUMAEH NA MAH teu mandang
bulu..cenah...Sayh ngobrol jeung tukang borong bangunan leuleutikan....tah
anu kieu ieu promosi anu kuat pisan di akar rumput.....

On 4/21/09, Nana Suwargana <[email protected]> wrote:
>
>
>
> nu kawas kieu jiganamah cicirining mental bangsa urang nu aslinateh
> teu cacah teu menak sarua wae ari pas eleh mah hohoakna bentes pisan
> samemeh ningali ka diri nu diheulakeun teh mang juta alasan nu murudul
> nu antukna lain ngukur ka kujur tapi kumaha carana sangkan manehna teu
> disebut eleh
> makana pantesan wae lamun maen bal antar kampung sok garelut, suporter
> sepak bola sok garelut mun tim na eleh kaasup balad persib. pantes wae mun
> babarayaan jadi pegat gara2 eleh pilkades, jrrd....
> da geuning di elit politik nagara ieuteh geuning can aya mental sportifitas
> huh karunya ieu nagara dieleketek wae kunu teu narima eleh....
>
> nana suwargana
>
> ------------------------------
> *Dari:* waluya2006 <[email protected]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Terkirim:* Selasa, 21 April, 2009 10:06:43
> *Topik:* [Urang Sunda] Eling ..ah...eling!
>
>  Maca beja dina Tempointeraktif, cenah Mega jeung Wiranto ngancam rek
> ngaboikot Pemilu Presiden. Beu .... atuh ari kieu mah, lain tindakan alus,
> malah bisa ngabahayakeun kastabilan Indonesia.
>
> Ulah kitu atuh Ibu, sim Abdi alim nagara abdi jadi siga Thailand!
>
> Megawati dan Wiranto Ancam Boikot Pemilu Presiden
> Selasa, 21 April 2009 | 07:46 WIB
>
> TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
> Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto
> mengancam akan memboikot pemilihan presiden jika pemerintah dan
> penyelenggara pemilihan tak segera membenahi kecurangan dalam proses
> pemilihan legislatif. "Kami pertimbangkan untuk tidak melakukan partisipasi
> dalam pemilu presiden," kata Wiranto setelah bertandang ke rumah Megawati di
> kawasan Menteng kemarin.
>
> Wiranto menjelaskan, sejumlah partai politik saat ini menuntut pemerintah
> dan Komisi Pemilihan Umum bertanggung jawab atas ketidakberesan dalam pemilu
> 9 April lalu. Isi tuntutan antara lain meminta para pejabat Komisi Pemilihan
> Umum mundur, mendesak adanya tindakan hukum atas dugaan kecurangan, serta
> melibatkan lembaga internasional dalam pengawasan pemilihan.
>
> Menurut Wiranto, draf gugatan itu kini sedang dalam proses penyelesaian dan
> akan segera siap dalam dua hari ke depan. "Kami khawatir, jika ini tidak
> dikonkretkan, akan mencederai pemilu berikutnya," kata Wiranto. "(Kami)
> pasti akan menggugat."
>
> Sebelum menemui Megawati, kemarin Wiranto mengumpulkan perwakilan dari 21
> partai politik peserta pemilu legislatif yang kecewa dan merasa dirugikan.
> Pertemuan itu, katanya, adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di
> kediaman Mega.
>
> Megawati sendiri tak bisa dimintai konfirmasi karena ia tak menemui
> wartawan yang menunggu di luar rumahnya. Sejumlah petinggi PDI Perjuangan
> juga tak dapat dimintai tanggapan.
>
> Anggota Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana berpendapat
> pemerintah bisa mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang
> sebagai persiapan jika pemilihan presiden mendatang hanya diikuti satu
> pasangan calon. "Dalam kegentingan yang memaksa, itu bisa jadi jalan
> keluar," ujarnya. "Prinsipnya, tidak boleh ada kekosongan kekuasaan
> kepresidenan. "
>
> Direktur Eksekutif Centre for Electoral Reform Hadar Navis Gumay menilai
> ancaman boikot hanya akan merugikan kelompok Megawati dan Wiranto sendiri.
> Ia ragu terhadap kemampuan para tokoh itu mengontrol dan memastikan para
> pendukungnya sendiri ikut memboikot.
>
> Kalaupun Mega dan Wiranto melakukan boikot dan mengajak semua pendukungnya,
> kata Hadar, pemilihan presiden tetap akan dilanjutkan dengan syarat minimal
> ada dua pasangan calon presiden. "Kalau ternyata tingkat partisipasi warga
> tetap tinggi, berarti yang bermasalah hanya elitenya."
>
> Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengaku tak ambil pusing
> terhadap ancaman boikot Wiranto dan Megawati. "Semua orang memiliki hak yang
> sama, dan kami tidak mau mengurusi calon presiden lain," kata juru bicara
> kepresidenan ini.
>
> Pemimpin Partai Demokrat lainnya, Ruhut Sitompul, mengatakan ancaman boikot
> semacam itu hanya menunjukkan ketakutan mereka menghadapi tingginya
> popularitas Susilo Bambang Yudhoyono. "Janganlah kalah sebelum berperang,"
> katanya. "Sikap itu merugikan mereka sendiri, karena rakyat akan semakin tak
> bersimpati kepada keduanya."
>
> DWI RIYANTO | GUNANTO ES. | TITO SIANIPAR | TOMI ARYANTO
>
>
>
> ------------------------------
>  Akses email lebih cepat.
> <http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/>
> Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru
> yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
> (Gratis)<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/>
>
>  
>

Kirim email ke