Saha nu daek ditempo taranjang? Kabeh oge sigana embung. Ngan ayeuna cenah di Bandara-bandara bakal dilengkepan ku alat scanner nu bisa "naranjangan" para panumpang. Jadi lamun rek naek pesawat, kudu daek ditaranjangan heula. Pikasebeleun keur nu ditaranjangan, tepi ka Paus oge protes. Ngan sigana mah tetep aya nu resepeun .... para petugas/ operator alat scanner .....
Wartosna nyanggakeun: Selasa, 23/02/2010 10:38 WIB Paus Benedict XVI Protes Alat Pemindai Tubuh 'Telanjang' di Bandara Rachmadin Ismail - detikNews AFP Vatikan - Ancaman terorisme menyebabkan otoritas bandara internasional melirik penggunaan full-body scanner. Alat pemindai itu bisa menerawang ke sejumlah bagian tubuh yang tertutupi pakaian. Sejak diluncurkan, alat itu telah menuai kontroversi. Salah satu tokoh yang tidak setuju dengan alat tersebut adalah pemimpin religius Katolik, Paus Benedict XVI. "Perlindungan terhadap harga diri dan integritas manusia di atas segalanya," kata Paus Benedict saat berbicara di depan pekerja airport di Vatikan, Roma, seperti dikutip nationalpost.com, Senin (22/2/2010). Meski tidak secara langsung menyebut alat pemindai, namun Paus sangat jelas ingin melindungi harga diri setiap orang yang 'ditelanjangi' oleh alat tersebut. "Meskipun dalam situasi saat ini, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, yakni menghormati nilai dari kemanusiaan tanpa mengurangi perhatian dan pelayanan," jelas Paus sambil mencontohkan kondisi bandara yang saat ini kerap diancam teror. Penggunaan alat pemindai ini memang mengundang pro-kontra. Sebab, siapa pun orang yang melewatinya akan terlihat telanjang. Saat ini, alat tersebut diuji coba di sejumlah bandara di Kanada dan Perancis. Pemeriksaan akan difokuskan untuk para penumpang yang hendak ke Amerika Serikat (AS). Alat pemindai ini juga telah ada di Indonesia sejak tahun 2008. Scanner itu bermerek ProVision buatan pabrikan L3 Security & Detection System, Amerika Serikat. Namun, penggunannya hanya untuk orang yang dicurigai. Belum jelas apakah alat tersebut masih dipergunakan hingga saat ini. (mad/nrl)

