Memajukan Teknologi?

KETIKA Kabinet Indonesia Bersatu diumumkan pekan lalu, 
semua orang yang sudah lelah mengikuti "pesta politik" di 
negara ini pun merasa lega. Setidaknya bagian krusial 
perjalanan demokrasi Indonesia bisa dilewati dan struktur 
kabinet (terutama bidang ekonomi) dinilai memberikan rasa 
optimistis.

Bahwa tidak ada "Menteri Internet dan Ponsel", seperti 
yang pernah diungkap di kolom ini (4/10), menunjukkan dua 
hal. Pertama, memang prioritas Kabinet Indonesia Bersatu 
memang belum mengarah untuk memberikan tumpuan yang 
memadai bagi perkembangan teknologi komunikasi informasi. 
Kedua, "teriakan" komunitas teknologi komunikasi informasi 
"kurang nyaring" karena memang masih terkotak-kotak 
berdasarkan kepentingannya sendiri.

Sebuah e-mail dilayangkan ke kolom ini menyebutkan tidak 
setuju dan tidak yakin kalau keberadaan "Menteri Internet 
dan Ponsel" akan menyelesaikan masalah teknologi 
komunikasi informasi di negara ini. Kolom ini memang tidak 
berpretensi menyelesaikan masalah, tetapi berharap ada 
nuansa perubahan yang diproyeksikan Kabinet Indonesia 
Bersatu ini.

Karena nyatanya keberadaan Menteri Negara (Menneg) Kominfo 
selama beberapa tahun terakhir ini tetap tidak memiliki 
visi dan kekuatan eksekutif. Sebab, memang fungsinya 
diarahkan pada koordinasi, sosialisasi, advokasi, 
fasilitasi, dan evaluasi. Hanya itu!

Akibatnya, ada program pengembangan teknologi komunikasi 
informasi yang tidak jelas nasibnya dan menjadi salah 
kaprah seperti OSOL (One School One Lab) yang menghadirkan 
komputer bekas ke sekolah-sekolah. Kalau saja komputer 
bekas ini dibagikan secara percuma untuk digunakan ke 
sekolah-sekolah, persoalannya pasti lain tanpa menjadi 
proyek keuntungan perorangan atau kelompok.

NUANSA perubahan ini yang tidak kita rasakan dalam Kabinet 
Indonesia Bersatu. Dan, jelas kalau prioritas presiden 
ke-6 Indonesia masih berkutat pada urusan lain yang lebih 
besar dan penting atas nama demokrasi.

Kita pun hanya bisa menggelengkan kepala ketika Menteri 
Negara Kominfo menginginkan penggabungan Ditjen Postel 
agar menjadi sebuah konstruksi utuh untuk 
mentransformasikan masyarakat tradisional ke masyarakat 
berwawasan teknologi.

Apa tidak terbalik, menyerahkan bagian informasi yang 
menjadi wewenang Menneg Kominfo sehingga menjadi Ditjen 
Postelinfo yang memiliki kewenangan eksekusi, merancang 
kebijakan, mengeluarkan lisensi, pengawasan, dan kerja 
eksekutif lainnya?

Maka, Menteri Negara Komunikasi benar-benar hanya menjadi 
Country Communication Officer mengoordinasikan informasi 
dan pemberitaan pemerintah secara obyektif.

Pasalnya, dengan memberikan fungsi Ditjen Postel, terlalu 
banyak persoalan yang harus dihadapi dan tidak akan cukup 
kewenangan dan otoritas sebuah kementerian yang 
nondepartemen. Lisensi 3G (generasi ketiga 
telekomunikasi), misalnya, apa memang harus diberikan 
kepada incumbent yang memiliki segudang persoalannya 
sendiri? Kenapa tidak mengundang pemain baru saja sehingga 
pasar telekomunikasi akan menjadi semakin kompetitif dan 
sehat bersaing.

Buat Menneg Kominfo baru, selamat bertugas. Transformasi 
masyarakat berwawasan teknologi tidak cukup dengan slogan. 
Banyak persoalan harus dibenahi untuk menjadikan Kabinet 
Indonesia Bersatu memiliki visi dan misi memajukan 
teknologi komunikasi informasi yang tertinggal jauh.*

---
www.warnet2000.net is up and running!
=============================================
Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
Berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
=============================================


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke