Indosat mulai gabungkan jaringan di Jatim

SURABAYA (Bisnis): Manajemen PT Indosat Tbk akan menerapkan jaringan
tunggal di Provinsi Jatim dan Makassar untuk menghemat beban biaya
operasional sekitar 40%. Sonny Teguh Trilaksono, Senior Vice President
East Region PT Indosat Tbk, mengatakan manajemennya saat ini tengah
berupaya menerapkan strategi meningkatkan efisiensi dengan berbagai proyek
percontohan.

Proyek percontohan itu a.l. memaksimalkan infrastruktur yang ada dan
mengoperasikannya jaringan tunggal (single network) yang tahap awal akan
dilakukan di Jatim dan rencananya akan dilanjutkan ke Makassar.

Sementara untuk Jakarta dan wilayah Sumatera saat ini diakui masih dalam
proses karena butuh waktu untuk penyatuan network dan berbagai perangkat
pendukung lainnya. Sonny juga menjelaskan penerapan single network
tersebut ditaksir bisa menghemat sampai 40% biaya di samping kinerja
menjadi lebih efisien dan lebih maksimal karena lebih mudah dalam
perbaikan bilamana ada kerusakan.

"Tuntasnya penerapan single network makin memudahkan manajemen kami untuk
melakukan penetrasi pasar. Karena masalah teknis yang selama ini menjadi
kendala sudah bisa dikurangi sehingga bisa lebih cepat diatasi," katanya
kepada wartawan.

Dia mencontohkan untuk operasional base transceiver station (BTS), kini
IM3, Mentari dan Star One bisa menggunakan satu menara untuk penetrasi
pasar di daerah baru.

Kalaupun salah satu belum ada, lanjut dia, saat ini bisa lebih mudah tanpa
membangun tower baru lagi, melainkan hanya menggunakan tower yang sudah
ada atau yang sudah beroperasi sebelumnya. Demikian juga dengan penggunaan
backbone dan pengaturan traffic yang ada, menurut Sonny, jika selama ini
terkesan lebih terpisah-pisah saat ini menjadi lebih ringkas dan efisien.

Dia juga menjelaskan di tengah persaingan bisnis telekomunikasi yang makin
ketat ini dibutuhkan strategi dan efisiensi, sehingga produk yang dijual
bisa lebih dijangkau masyarakat dan membuat nilai kompetitif dengan
pesaing. Ditanya tentang fokus yang dilakukan selama 2005 nanti, Sonny
mengatakan akan mengutakan terobosan memperluas coverage sampai di kota
kecamatan serta peningkatan pelayanan.

"Jadi menurut saya tidak hanya menjual produk saja, langkah kita nanti
sekaligus memberikan layanan maksimal kepada pelanggan agar pelanggan
benar-benar mendapat perhatian serius," jelasnya.

38 Galeri

Untuk layanan, Sonny mengatakan target hingga 2005 bisa membuka setidaknya
38 Galeri Indosat di seluruh kabupaten/kota di Jatim. Alasannya, karena
hingga saat ini tercatat baru ada 27 Galeri Indosat di Jatim, yang
sekaligus difungsikan sebagai pusat informasi, pusat layanan dan pusat
pembayaran.

Galeri Indosat tersebar disebutkan masih di Surabaya, disusul Jombang,
Sidoarjo, Tuban, Ngawi, Ponorogo, Madiun, Probolinggo, Lumajang, Jember,
Situbondo dan Banyuwangi.

Hery Moelyanto, Vice President Seluler Jatim PT Indosat Tbk, membenarkan
hal tersebut. Bahkan dia mengatakan untuk coverage pihaknya akan terus
memperkuat sinyalnya dengan menambah BTS baru di Jatim. Sekitar 300 BTS
baru disiapkan akan dibangun untuk memperkuat sinyal di kota kabupaten
ataupun kecamatan, sekaligus daerah yang belum terjangkau jaringan
Indosat, khususnya di kota kecamatan potensial Jatim. (ard)



Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke