Kedok Teknologi KEHADIRAN teknologi komunikasi 3G (baca: triji) memberikan sebuah nuansa yang sangat baru dan berbeda, terutama kehadiran teknologi jaringan supercepat menggunakan Wideband CDMA (WCDMA) dengan berbagai turunannya.
Pokok permasalahannya, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 200 juta orang sekarang ini sepertinya tidak siap menghadapi kemajuan teknologi yang sarat konvergensi ini. Kita masih terpaku pada masalah rebalancing tarif telepon. Kita dilecehkan dengan dijualnya saham kepemilikan lisensi 3G kepada Hutchison Telecommunications International Ltd sebelum beroperasi. Bahkan, kita menganggap cyberlaw bukan prioritas dengan dikembalikannya RUU Informasi dan Transaksi Elektronik oleh DPR. Dengan kondisi dan situasi seperti ini, bagaimana kita bisa menjadikan Indonesia That Can Say No? Padahal kita selalu berharap bahwa perkembangan teknologi komunikasi informasi akan meningkatkan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, serta berdiri tegak sejajar dengan bangsa- bangsa maju di dunia. Ternyata kita tidak mampu melihat prioritas serta menyusun strategi dasar memperkokoh kemajuan teknologi komunikasi informasi. Rebalancing tarif telepon, misalnya, jelas tidak akan mampu meningkatkan penggunaan fixed line, apalagi meningkatkan SLJJ. Kehadiran teknologi WCDMA dengan konvergensi teknologi IP (Internet Protocol) yang diproyeksikan melalui fitur push-to-talk jelas akan menihilkan perkembangan SLJJ. Apalagi kalau para pelaku industri ponsel mulai menanamkan aplikasi sejenis Skype yang memungkinkan pembicaraan SLI sekalipun terjadi dengan harga yang sangat murah kalau tidak mau dibilang gratis. SEMUA ini jelas hanya kedok alasan berlindung di balik kemajuan teknologi komunikasi informasi yang begitu pesat, dan tidak mudah untuk dipahami rakyat kebanyakan. Bagaimana kita mau mengembangkan fixed lines kalau setiap kali permintaan sambungan baru yang ditawarkan adalah produk yang disebut fixed wireless yang menyalahi keseluruhan peraturan yang ada. Semua kesalahan ini terletak pada diri kita sendiri yang tidak mampu menyusun secara strategis cetak biru teknologi komunikasi informasi yang memang telah mengubah keseluruhan lanskap dunia. Kehadiran teknologi 3G jelas berdampak luas dan mendalam terhadap kehidupan digitalisasi kita di masa depan. Kehadiran investor asing sebelum digelar teknologi 3G sendiri jelas akan memengaruhi masa depan telekomunikasi di negeri ini. Di sisi lain, kita harus memahami sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya dasar-dasar digitalisasi berbentuk undang- undang menjadi penting untuk menumbuhkembangkan teknologi komunikasi informasi. Undang-undang ini yang akan memberikan jaminan penggunaan dan penggelaran teknologi menjadi lebih dipercaya dan nyaman serta aman digunakan. Tanpa pemahaman dan pandangan yang jernih, teknologi komunikasi informasi hanya menjadi alat pemerasan bagi kita untuk menggunakannya, padahal kita tidak mengerti penggunaan dan pemanfaatannya. Kasihan nasib anak bangsa kita di masa depan. * Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
