Proyek Kewajiban Pelayanan Universal Tergantung Dana Pemerintah Bandung, Kompas - Direktur Sumber Daya Manusia dan Bisnis Pendukung PT Telkom Woeryanto Soeradji mengatakan, proyek kewajiban pelayanan universal (universal service obligation/USO) tergantung dari dana yang disediakan pemerintah. PT Telkom siap melanjutkan investasi sesuai dengan dana yang disediakan pemerintah.
Hal itu dikemukakan Woeryanto di Bandung, Rabu (4/5), seusai seminar sehari "Leveraging Human Capital Through Competency Based Human Resources Management". Pelayanan telepon hingga ke daerah pelosok dapat dilakukan jika ada permintaan dari pemerintah. Pengadaan USO di daerah-daerah pelosok disesuaikan dengan satuan sambungan telepon (SST) dan dana yang tersedia. Operator penyelenggara pelayanan USO, lanjut Woeryanto, umumnya dipilih melalui proses tender dari pemerintah. "Biasanya operator yang memberikan harga termurah dipilih pemerintah untuk menyelenggarakan USO," kata Woeryanto. Sambungan telepon tidak harus berupa telepon rumah, melainkan dapat berbentuk telepon umum atau warung telekomunikasi. "Untuk orang yang tidak mampu membeli dial tone di rumahnya, harus ada akses public phone," katanya. Pengadaan USO ditetapkan sejak 3 Februari 2003. Saat itu ditetapkan bahwa pembangunan sarana telekomunikasi merupakan prioritas utama untuk menjembatani kesenjangan informasi di Tanah Air. Untuk program USO tahun 2003 dibangun 3.010 SST dengan biaya Rp 45 miliar. Sedangkan pada tahun 2004, di Bandung 2.620 SST dengan biaya sekitar Rp 45 miliar. Sedangkan pada tahun 2005 disediakan dana Rp 400 miliar untuk pembangunan sambungan telepon pada 4.000 dari 40.000 desa terpencil di Indonesia. Program ini berupa pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk daerah-daerah terpencil di Indonesia sehingga daerah-daerah tersebut mendapatkan layanan informasi dan komunikasi. Program USO direncanakan mulai pertengahan tahun 2005, selama 10 tahun. Sumber dana berasal dari perusahaan telekomunikasi yang ada di Indonesia. Perusahaan telekomunikasi diminta menyetorkan 0,75 persen dari penghasilan kotornya kepada pemerintah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa waktu lalu, mengatakan, program USO diharapkan dapat meningkatkan sosial ekonomi masyarakat pedesaan.(lkt) --- Ruang Kantor siap pakai di Surabaya, fasilitas lengkap, meja, ac. Hubungi: 031 5013570. Visit http://www.warnet2000.net/kantor.htm Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
