Jamin Keberadaan Warung Internet Demi Memintarkan Masyarakat
Jakarta, Kompas - Razia oleh pihak kepolisian di warung-warung internet (warnet) bisa mengganggu simbiose yang sudah berlangsung dengan para mahasiswa dan pelajar. Warung internet sudah menjadi simpul strategis untuk saling tukar kabar, mengumpulkan informasi, sekaligus menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Para pengelola warnet yang memiliki komputer lebih dari sepuluh unit, rata-rata dikunjungi 300 pelanggan per hari. Sebagian besar pelajar dan mahasiswa, kata Lina, salah satu pengelola warnet di Rawa Belong, Jakarta Barat, Senin (27/6). Siang itu, warnetnya yang terdiri dari 21 unit komputer dibisingkan oleh komputer game yang sedang digandrungi remaja. Namun, tak sedikit pula yang sedang menggunakan aplikasi perkantoran (office). Tampak tiga remaja pria bersegaram sekolah menengah atas (SMA) duduk bergerombol. Roy Andes, pengelola warnet dengan delapan belas unit komputer yang dioperasikan di kawasan Universitas Budi Luhur, Tangerang, juga mengaku pelanggan warnetnya paling banyak mahasiswa. Maka usahanya yang menempati rumah toko tiga lantai menyediakan permainan komputer, browsing internet, maupun aplikasi perkantoran. Para mahasiswa umumnya mengerjakan tugas kuliah yang mengharuskan mereka mencari bahan di internet hingga membuat situs web. Tidak sedikit yang datang berombongan dan bergantian memakai komputer, agar bisa bayar patungan. Salah satu mahasiswa Universitas Budi Luhur, Yustia, mengatakan bahwa dirinya sangat tertolong oleh keberadaan warnet. Pasalnya, tidak semua mahasiswa berlatar belakang ekonomi lebih dari cukup. Karena itu, perang tarif antarwarnet antara Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per jam sangat berarti bagi mahasiswa berlatar ekonomi pas-pasan. Sahrul Jamil, salah satu pengelola warnet di Tangerang, pemberlakuan tarif murah terkait dengan pilihan peranti lunak. Kalau semua pakai software asli, mana mungkin bisa bersaing, kata dia. Meski ia sudah mengaplikasikan software open source seperti open office, belum banyak yang memanfaatkannya. Faktanya memang lebih banyak yang pakai Ms Word, kata Sahrul. Karena itu, diperlukan Kerja sama menangkal razia warnet. Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) diimbau melindungi anggotanya dari oknum polisi yang sewenang-wenang. Megawaty Khie, Director Small Mid Market Solution & Partners Microsoft Indonesia, mengusulkan Awari bisa bernegosiasi dengan kepolisian agar razia di Semarang tak berulang. Memang End User Licence Agreement menyebutkan bahwa PC (personal computer) yang menggunakan software asli Microsoft tidak boleh disewakan. Namun, tidak ada sanksinya. Juga tidak ada aturan penyitaan komputer warnet, katanya. Microsoft menurut dia juga menyediakan Software Rental Agreement for Internet Café. Pengelola warnet dapat meminta formulir persetujuan itu dari penjual software atau mendownload-nya dari situs Microsoft. Formulir akan dikirim toko software ke kantor pusat regional Microsoft di Singapura. Pengurusan sertifikat memakan waktu dua minggu. Dengan sertifikat ini tidak ada alasan lagi merazia, tegas Megawaty. Beberapa program digelar untuk membantu penggunaan software asli, di antaranya sistem pembelian secara bertahap. Microsoft juga mengadakan pelatihan kewirausahaan (enterpreneurship) tentang kiat mengembangkan bisnis warnet dan promo produk bagi warnet. Dengan membeli sejumlah software berlisensi asli dari Microsoft, pengelola warnet akan mendapat berbagai hadiah, termasuk papan nama yang dilengkapi lampu neon untuk menunjukkan warnet tersebut sudah menggunakan software legal. Warnet berfungsi strategis jadi harus dibantu agar bisa bertahan, kata Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Teddy Sukardi. Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara RI Inspektur Jenderal Aryanto Boedihardjo mengatakan, polisi harus menemukan bukti bahwa pengelola warnet memang bersalah sebelum bertindak. Kalau ada yang barangnya disita tanpa bukti hukum, itu pelanggaran. Karena itu jika ada polisi merazia, tanyakan surat perintah serta kartu identitasnya, katanya. --- If you need an office in Surabaya you don't have to invest on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings, visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email [EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs. Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
