Pelanggan Jaringan 2G Masih Sangat Butuh Perhatian Meningkatnya suasana panas dalam upaya memperebutkan jalur frekuensi 3G (generasi ketika) tidak berarti persoalan yang menyangkut jaringan 2G (generasi kedua) sudah beres. Masih banyak persoalan yang menyangkut layanan untuk para pelanggan telepon seluler yang perlu mendapatkan perhatian serius.
Paling tidak hal ini terkuak dalam acara Temu Pelanggan dengan Kompas yang berlangsung di Jakarta pekan lalu. Meski dalam acara yang bersamaan dengan berlangsungnya pameran seluler di Gedung JCC itu belum diikuti seluler operator, tetapi mereka sudah cukup mewakili. Selain Telkomsel, juga masih ada Indosat, XL, dan Mobile-8 Persoalan seperti seorang pelanggan yang sudah yakin bakal memiliki nomor cantik dan telanjur mencetak banyak kartu nomor yang telah dibelinya itu ternyata dibatalkan sepihak oleh operator. Meski operator sudah berjanji untuk menyelesaikan secara damai, tetapi sampai tahun berganti masih juga belum terlaksana. Juga termasuk sulitnya menghubungi nomor pengaduan merupakan bukti layanan yang buruk yang masih terjadi sampai saat ini. Bahkan, ketika sudah tersambung masih harus menunggu lama dan harus menanggung biaya dari hubungan itu. Meski demikian keberanian operator seluler untuk berbicara dengan para pelanggannya ini dinilai oleh pihak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebagai sesuatu hal positif. Zumrotin, yang lama mengamati kegiatan telekomunikasi, memandang positif pertemuan ini, tidak seperti ketika telekomunikasi masih dikuasi PT Telkom. Dari pertemuan seperti ini diharapkan hak-hak para pelanggan dapat dipenuhi dan selanjutnya para konsumen bisa memperoleh pelayanan yang baik. Apalagi telepon seluler saat ini sudah sangat meluas, termasuk kalangan yang tidak terjangkau oleh telepon tetap yang sekarang masih dikuasai Telkom. Selain temu pelanggan yang mendapat perhatian dari khalayak dengan cukup antusias, pameran seluler atau Indonesia Celluler Show juga cukup mendapatkan perhatian pengunjung. Sekalipun sebenarnya dalam pameran ini tidaklah sebesar pameran-pameran di negara-negara lain. Pameran Kemungkinan hal ini terjadi karena terlalu seringnya dilakukan pameran yang berkaitan dengan seluler di Indonesia. Hal lain juga karena terlalu dekat dengan pameran seluler yang berlangsung di Singapura pada Juni lalu sehingga beberapa materi pameran juga diusung begitu saja dari pameran CommunicAsia di Singapura itu. Keadaan ini diperparah dengan situasi perusahaan pembuat perangkat ponsel yang tampaknya sedang mempersiapkan produknya menyongsong akhir tahun. Perusahaan seperti Nokia, Motorola, Sony Ericsson, LG, Samsung, dan Siemens tidak terlalu all-out. Seandainya dilaksanakan bulan-bulan September tentu akan lebih ramai,kata Yanty Agus, Marketing Manager PT Motorola Indonesia, di tengah-tengah pameran yang ingar bingar karena jarak antarstan saling berdekatan satu dengan yang lain. Seperti Motorola saat ini tengah mempersiapkan pemasaran untuk produk-produk baru pada akhir tahun dan awal tahun baru mendatang. Pihak Motorola mengakui, pada pameran kali ini hanya mengusung begitu saja materi pameran yang ada di CommunicAsia 2005. Biasanya acara seperti ini dimanfaatkan untuk peluncuran produk baru, selain memperkenalkan prototipe untuk memberikan citra positif kepada para calon pemakainya. (AWE) --- If you need an office in Surabaya you don't have to invest on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings, visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email [EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs. Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
