Operator Flexi Cari Frekuensi

PT Telkom Diminta Negosiasi dengan Operator Lain

Jakarta, Kompas - Pemerintah terkesan lepas tangan dengan
masalah operator layanan CDMA, Telkom Flexi (Telkom), dan
StarOne (Indosat) untuk mendapatkan frekuensi pengganti jika
meninggalkan frekuensi 1900 megahertz. Pasalnya, pemerintah
tidak menyediakan frekuensi pengganti.

”Kedua operator yang harus pindah dari frekuensi 1.900 MHz
sudah diminta melakukan negosiasi business to business dengan
operator yang sudah berada di frekuensi 800 MHz. Pemerintah
hanya akan membantu untuk mengatur pertemuan antar-operator,”
ungkap Direktur Jenderal Post dan Telekomunikasi Basuki Yusuf
Iskandar sesuai menyaksikan uji coba layanan 3G oleh operator
seluler Indosat di Jakarta, Jumat (19/8).

Pemerintah telah menetapkan realokasi Flexi dan StarOne serta
operator telekomunikasi data PT Wireless Indonesia dalam rangka
membersihkan frekuensi yang digunakan untuk 3G. Ketiga
perusahaan itu harus keluar dari frekuensi agar tak terjadi
gangguan antar-operator.

Wakil Direktur Utama PT Telkom Garuda Sugardo menegaskan,
pihaknya belum melakukan pembicaraan dengan operator yang sudah
menguasai frekuensi 800 MHz. Dia berharap pemerintah segera
memutuskan frekuensi yang baru karena semakin lama akan
membutuhkan biaya pindah semakin tinggi.

Garuda juga menyadari semua frekuensi 800 MHz yang cocok untuk
CDMA sudah habis terbagi kepada operator lain. Telkom
sebenarnya sudah dapat sedikit tempat di frekuensi 800 MHz,
tetapi telah membangun jauh lebih besar daripada operator lain
yang mendapatkan frekuensi yang jauh lebih besar.

Direktur Utama PT Indosat Hasnul Suhaimi mengutarakan, pihaknya
belum berbicara secara resmi untuk mendapatkan alokasi di
frekuensi 800 MHz dengan operator lain. Namun, dia mengakui
sudah menyinggung kemungkinan kerja sama dengan operator di
frekuensi 800 MHz.

Saat ini frekuensi 825 MHz hingga 835 MHz sudah diberikan
kepada Esia sebanyak 10 MHz, Telkom sebanyak 5 MHz, dan Indosat
sebanyak 5 MHz. Jika Telkom harus pindah, tak ada cara lain,
terpaksa berbagi frekuensi dengan operator Esia.

Pasti 800 MHz


Basuki Yusuf Iskandar memastikan operator telepon Flexi dan
StarOne akan mendapat alokasi frekuensi 800 MHz dengan cara
negosiasi bisnis. Pembicaraan antar-operator dipastikan akan
selesai akhir Agustus sesuai dengan jadwal penataan frekuensi
yang akan dilakukan pemerintah.

”Pemerintah segera menyelesaikan penataan ulang frekuensi pada
akhir Agustus, jadi kepastiannya tunggu minggu depan. Saat ini
pemerintah sedang melakukan dialog intensif dengan para
operator yang ada di frekuensi 800 MHz,” ujar Basuki.

Telkom dan Indosat harus melakukan negosiasi dengan Bakrie
Telecom sebagai operator layanan Esia atau Mobile-8 sebagai
operator layanan Fren.

”Pemerintah terus berupaya untuk menjembatani pembicaraan
business to business antar-operator yang terkena implikasi
sehingga tak ada lagi spektrum yang tersisa atau terbuang
percuma,” ujar Basuki.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, pemerintah tak akan mengambil
kembali frekuensi 800 MHz yang sudah diberikan kepada operator.
Namun, kepada operator yang melakukan negosiasi tidak perlu
harus mengeluarkan dana untuk membeli frekuensi.



---
If you need an office in Surabaya you don't have to invest
on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings,
visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email
[EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hf3074f/M=362335.6886445.7839731.1510227/D=groups/S=1705005512:TM/Y=YAHOO/EXP=1124949548/A=2894361/R=0/SIG=13jmebhbo/*http://www.networkforgood.org/topics/education/digitaldivide/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/";>In
 low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help 
bridge the Digital Divide!</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke