Menyimpan Suara Format Digital
Digitalisasi memang telah menghadirkan berbagai perubahan penting cara kita menjalankan hidup ini, baik untuk bekerja maupun untuk menghibur diri. Digitalisasi membuka sebuah cakrawala yang luas tidak mengenal batas, mampu mendorong produktivitas dan efisiensi yang juga tidak mengenal batas. Digitalisasi telah mendorong kemajuan multimedia yang sangat luas, mencoba mencakup berbagai aktivitas audio dan video menjadi sebuah kesatuan yang terpadu. Video sekarang tidak lagi disimpan dalam bentuk cakram optik, tapi dalam mesin-mesin server yang tersebar di seluruh dunia. Hal yang sama juga terjadi pada audio, penyimpanan sekarang menjadi tidak terbatas dan siapa pun bisa mengoleksi lagu- lagu dalam format digital dalam jumlah yang tidak terbatas. Pola penyimpanan juga memengaruhi pola pembelian yang sekarang tidak lagi dilakukan secara fisik membeli kaset atau CD, tapi membeli dalam format digital seperti yang ditawarkan iTunes buatan Apple Computers. Digitalisasi memang telah mendorong perilaku baru, terutama pada anak-anak muda, untuk menikmati pesatnya perkembangan multimedia. Berbagai perangkat digital sekarang tersedia dengan harga yang terjangkau, dan iPod yang diperkenalkan oleh Apple menjadi sebuah fenomena baru. Berbagai perangkat pemutar musik digital sekarang pun diperkenalkan meniru keberhasilan iPod. Bahkan di pasaran sekarang mulai banyak tersedia perangkat yang mirip iPod dalam bentuk dan fungsinya. Microsoft pun akhirnya juga memutuskan untuk memasuki era multimedia dengan memperkenalkan produk terbarunya, Zune, yang dijagokan akan menjadi perangkat yang menarik dan sehebat iPod. Pola penyimpanan Di dunia hiburan, digitalisasi memang berkembang sangat pesat dan mampu menarik industri kategori lain untuk ikut menikmati pertumbuhan yang menggiurkan keuntungan. Digitalisasi yang bercampur dengan miniaturisasi memang telah menghasilkan gadget yang menarik siapa saja. Kemajuan digitalisasi, terutama penelitian dan pengembangan kapasitas penyimpanan yang condong mengecil dan membesar untuk menampung data digital, juga ikut membantu mendorong pertumbuhan digitalisasi multimedia. Perangkat penyimpan digital sekarang memiliki ukuran sampai dengan 8GB, tapi berukuran sebesar korek api dengan ketebalan yang hanya mencapai sekitar 2 cm. Kemajuan ini tidak hanya mendorong sisi hiburan digital untuk menyimpan dan mendengarkan musik atau menonton video, tapi juga berupaya dikembangkan untuk keperluan lain seperti di lingkungan perkantoran. Sebuah perusahaan Korea Selatan, Safamedia Co Ltd, misalnya, memperkenalkan sisi lain dari kemajuan digitalisasi dengan memperkenalkan konsep Digital Voice Recorder. Ketika digitalisasi masih belum berkembang, medium perekaman dilakukan menggunakan kaset dalam berbagai ukuran dan memiliki kemampuan untuk menyimpan sampai dengan 30 menit suara. Penggunaan pita kaset yang sekarang menjadi sebuah sunset industries mulai ditinggalkan dan bergerak menuju ke perekaman digital yang lebih menarik dan mudah digunakan. Pola penyimpanan pun menjadi lebih mudah karena bisa disimpan di komputer atau pada mesin server untuk diakses kapan saja dan dari mana saja. Digitalisasi dalam perekaman digital memang menjadi lebih menarik karena kemampuannya sudah tidak lagi berdasarkan puluhan menit rekaman suara, tapi pada perluasan penyimpanan menjadi puluhan jam rekaman suara. Sampai 46 jam Ada dua jenis Digital Voice Recorder (DVR) buatan Safa yang dicoba Kompas, masing-masing SR-M180 dan R200 yang bentuknya lebih ramping. Perangkat DVR Safa SR-M180 memiliki kemampuan untuk menyimpan rekaman suara sampai 46 jam yang terbagi atas 3 folder yang masing-masing mampu menyimpan 99 buah rekaman suara. Yang menarik dari produk DVR buatan Safa ini adalah penggunaan baterai ukuran AAA sehingga penggunaannya pun tidak tergantung dengan adaptor listrik yang dalam era multimedia sekarang ini menjadi sebuah beban persoalan tersendiri. Safa SR-M180 memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 128 MB, menyimpan rekaman suara dalam format MP3 dan WMA. Sedangkan perangkat DVR Safa R200 memiliki kemampuan untuk merekam sampai dengan 45 jam, tergantung kualitas suara yang dipilih. Pada produk DVR Safa ini ada pilihan untuk merekam suara dengan kualitas rendah dengan kecepatan 4 Kbps, kualitas menengah dengan kecepatan 6,4 Kbps, dan kualitas tinggi dengan kecepatan 24 Kbps. Perangkat R200 juga menggunakan baterai ukuran AAA serta memiliki sebuah mikrofon kecil Omni-directional yang menghasilkan kualitas rekaman yang sempurna. Seluruh rekaman pada perangkat DVR buatan Safa ini disimpan dalam flash memory yang terdiri dari 64 MB atau 128 MB. Dalam era multimedia dengan kemajuan digitalisasi sekarang ini, semua gagasan, pemikiran, maupun pembicaraan dalam rapat akan dengan mudah tersimpan melalui perangkat DVR ini. Dalam format digital, rekaman suara tinggal dikirim melalui jaringan internet atau seluler 3G untuk disebarluaskan ke siapa saja. Betapa mudahnya. (rlp) -- Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages If you like this list, the moderator will be thankful if you would transfer some amounts to BCA account no. 064 100 2762. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
