Mencari Bentuk Ipaq yang Baru 

Komputer genggam atau komputer saku. Banyak sebutan yang memang diajukan
bagi Personal Digital Assistant yang dikenal sebagai perangkat PDA.
Persaingan para manufaktur PDA pun mulai beragam, walaupun pasaran PDA
sekarang ini condong menurun, ternyata konsumen umumnya merasa jenuh
dengan perkembangan PDA yang tidak lagi seheboh ketika O2 memperkenalkan
produknya, seri XDA. 

Atau, tidak seheboh ketika Ipaq pertama kali diperkenalkan waktu masih
berada di bawah perusahaan Compaq atau ketika Hewlett-Packard
memperkenalkan seri Journada. Pasaran PDA sekarang dipenuhi oleh
produk-produk dengan merek baru, seperti Dopod yang memperkenalkan
berbagai jenis PDA dan smartphone. 

Catatan yang dimiliki Kompas memang menunjukkan adanya peningkatan
penjualan gadget jenis ini, mulai dari sekitar 11.000 unit pada awal
tahun ini menjadi hampir 16.000 unit pada bulan Juni lalu. Jumlah ini
sangat kecil dibandingkan dengan ponsel sendiri yang angka penjualannya
setiap tahun bisa mencapai 3 juta-4 juta unit. 

Ketika Hewlett-Packard memperkenalkan PDA-nya yang terbaru seri Ipaq
6965 dengan prosesor PXA270 buatan Intel Corp yang memiliki kecepatan
416 MHz, sebenarnya itu sudah menunjukkan bahwa PDA menjadi sebuah
produk yang absolut. Apalagi ketika Intel sendiri mengumumkan untuk
tidak lagi meneruskan produksi prosesor Xscale sehingga tidak
mengherankan semua gadget buatan Dopod sekarang ini condong menggunakan
prosesor buatan Samsung atau Texas Instruments. 

Fitur mirip 

Setelah menggunakan Ipaq 6965 beberapa saat, tidak ada yang baru
diperkenalkan oleh PDA buatan Hewlett-Packard ini. Desainnya mirip Ipaq
6515 (lihat Kompas, 29/8/2005), tidak ada yang berubah serta memiliki
fitur yang juga mirip seperti GPS (Global Positioning System) andalan
Hewlett-Packard. 

Yang berbeda dengan Ipaq 6965 adalah sistem operasinya yang menggunakan
Windows Mobil 5.0 yang lebih andal dibandingkan sistem operasi pada Ipaq
6515 yang akan menghilangkan keseluruhan data apabila baterai di
dalamnya habis sama sekali. Fitur lain yang menarik adalah gadget Ipaq
ini memiliki konektivitas nirkabel dan EDGE pada sisi selulernya. 

Persoalan yang dihadapi Ipaq 6965 masih tetap seperti seri sebelumnya,
pada penggunaan baterai. Apalagi kalau menggunakan fitur GPS secara
maksimal, baterai pada perangkat ini langsung kering dan menghambat
keseluruhan fungsi ponsel PDA ini. 

Di sisi lain, kalau melihat kinerja penjualan PDA buatan Hewlett-Packard
di Indonesia dengan rata-rata penjualan sekitar 700 unit pada Januari
2006 dan hanya menjadi 600-an unit pada Juni tahun ini, kita meragukan
apakah Hewlett-Packard akan menghasilkan PDA baru menjelang liburan
Natal yang akan datang. Banyak yang harus dikembangkan karena ternyata
menjadi PDA sekarang ini tidak cukup. (rlp) 


-- 
Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, 
juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa 
dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages



If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762.  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke