Teman-teman anggota milis Webauthor,
Saya sangat menikmati bahasan di milis ini, walaupun ketika sudah masuk pembahasan
yang sangat teknis, saya sudah tidak mengerti lagi. Saya ingin banyak belajar
bagaimana membangun sebuah homepage WWW. Terus terang saya tidak akan bisa menandingi
teman-teman yang sudah "canggih" dalam merancang halaman web. Rasanya menyenangkan
bisa mendapatkan penghasilan sambil menyalurkan hobi (saya senang kalau membaca "Saya
sedang merancang web untuk perusahaan ... Apakah bisa rancangan saya dievaluasi.")
Saya baru saja membaca majalah Writer's Digest yang versi cetak (di webnya
www.writerdigest.com) edisi khususnya "Writing for the Web." Ada pernyataan yang
menggelitik di salah satu artikel, saya kutipkan di bawah ini:
"When you're writing a TV spot, what your're realy trying to do is get your audience
to do nothing, to not click the remote and change the channel. With Web content, you
want your audience to do something, to put their index finger on their mouse and click
through to the next bit of information. Whether your content informs, enternains or
both, you're forever nudging your audience to see what's around the corner." (dikutip
dari artikel berjudul: "How to Succeed in E-Business.")
Membaca kutipan (dan sudah tentu artikel lengkapnya) memberikan saya inspirasi baru.
Begini:
Ketika seseorang ingin membangun satu web site ada tiga keahlian yang diperlukan, jika
web sitenya ingin berhasil, yaitu keahlian webdesigning (dalam arti art), web
programming, dan content writing. Merancang homepage sebuah perusahaan atau sebuah
organisasi atau homepage pribadi, bukan semata persoalan bagaimana tampilan fisiknya
(dalam arti keindahan dan kesederhanaan), kecepatan diaksesnya, kemudahan navigasinya,
kehebatan animasinya, tetapi juga contentnya. Artinya, ketika merencanakan sebuah web
site harus juga merencanakan isinya.
Banyak perancang web site merasa (menurut pengamatan saya) bisa menampilkan
contentnya, bisa menulis sendiri isinya, tetapi banyak yang juga "gagal" (dalam arti
masih ada ketidaksempurnaan). Mengapa? Karena menulis content juga memerlukan satu
keahlian, pengetahuan, dan keterampilan yang khusus. Rumusannya begini (untuk tidak
meremehkan para webdesigner yang juga menulis contentnya): semua orang bisa menulis
tetapi hanya penulis profesional yang bisa menghasilkan karya terbaik. Sebuah web site
bisa gagal jika content yang disajikan sama sekali tidak menarik, walaupun tampilannya
indah.
Berdasarkan pengamatan saya, pengunjung (sampai pada satu fase tertentu) akan kembali
mengunjungi satu situs atau bertahan lama di situs itu lebih banyak karena mereka
mendapatkan content yang bagus, banyak, disajikan menarik, dan bermanfaat (sekedar
opini saya, ini boleh didebat).
Saya melihat ada peluang kerja bagi para penulis profesional untuk meningkatkan
kualitas content di banyak Web.
Saya ingin memproklamirkan diri dan memulai profesi baru sebagai penulis content
Web/Internet (nah ini promosi). Saya (yang sudah kurang lebih 10 tahun menjadi
wartawan) menawarkan jasa mulai dari perencanaan content satu situs sampai menulisnya
dengan menjadi content dengan kualitas yang baik. Ada kriteria suatu tulisan baik
(seperti juga satu tampilan halaman web sempurna, seperti yang banyak dibahas dalam
milis ini) apakah itu untuk cetak atau media Internet. Kriteria itu antara lain: mudah
dimengerti, tidak bertele-tele, tidak membingungkan pembaca, dan menarik. Bagaimana
sebuah tulisan bisa menarik akan berkaitan dengan gaya penulisan, pemilihan topik,
pemilihan judul, pemilihan angle, dll.
Dengan senang hati saya akan mengevaluasi content situs-situs teman-teman dan
memberikan masukan bagaimana (menurut saya) sebaiknya dan bahkan menuliskannya. Kalau
itu bukan untuk website komersil jasanya gratis, kalau itu website komersil (artinya
teman-teman juga menjual jasa merancangnya) ya ada tarifnya. Nah kalau ada yang mau
coba jasa saya ini bisa japri (yang komersil), kalau tidak komersil ya akan saya jawab
di milis ini.
Sebenarnya saya sudah lama menawarkan Ferona untuk membantu merencanakan content
homepagenya, tapi kok belum ada jawabannya? Gratis kok :). Yang lain juga boleh kok.
Kalau ada yang berminat bisa hubungi saya di alamat email pribadi di
[EMAIL PROTECTED]
Salam,
Harry Surjadi
(Pak Admin, apakah alamat subscibe saya diganti dari yang [EMAIL PROTECTED] menjadi
[EMAIL PROTECTED]? Trims)