Mau nambahin oom saftari nih saya...
commerce.net.id memberlakukan sunat pada per transaksinya cukup memberatkan..
yaitu misalnya : si merchant perbulannya melayani sekitar 20 transaksi maka dia kena
10% pertransaksinya, dan bila sampai 30 transaksi maka kena 15% dan bila diatas 50
transaksi perbulannya maka kena 20% pertransaksinya..
yang aneh.. ya itu.. makin banyak transaksinya.. kenapa makin besar persenannya ?
biasanya khan kalo orang jualan makin banyak yg dibeli harganya malah makin bisa
murah..
ini.. si commerce.net mau memberdayakan sistem online transaction di internet di
Indonesia
atau mau nyari untung sebelum 2003 ?
BiG
*********** REPLY SEPARATOR ***********
On 12/15/99 at 11:43 AM Firmansjah Saftari wrote:
>Hmm....
>
>tampaknya ccnow.com , dan lainnya yang disebutkan pada email2 sebelumnya tidak
>menerima mata uang rupiah.
>
>BII bisa online transaction.. tapi beliau sudah akad dengan i-mall2000.com
>(commerce.net.id) ... jadi hanya terima lewat service mereka.
>
>Service i-mall2000.com bisa terima transaksi rupiah... tapi harus beli softwarenya
>$1,000 ! dan masih kena sunat pula s/d 10% untuk pertransaksinya... GRRRR..
>
>Jadi, kapan e-commerce di Indonesia bisa maju kalau begini ya?
>Dimana pihak Bank (mungkin ulah pusatnya) belum tanggap untuk menyediakan service
>yang mendukung e-commerce... sekalinya mendukung... eh harus lewat jalur monopoli...
>kepentok dolar lagi, dan sunat lagi.
>
>Yah.. ibarat petani dikasih traktor... kepentok mahalnya solar/bensin... balik lagi
>pake pacul dan kerbau.. Jadi ya lebih murah beli barang di toko ketimbang di internet.
>
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]