Maaf saya quote semuanya =) Mudah - mudahan menjawab semuanya...

Hingga saat ini, asuransi di indonesia belum mencapai untuk kegiatan e-commerce. 
Sayang sekali kejadian "kejahatan cc" ini frekuensinya sangat tinggi sekali di 
indonesia. Walaupun anda sudah menggunakan metode manual, anda masih tetap mempunyai 
resiko akan hal ini.

Sekedar pengalaman
==================

Otorisasi manual berhasil dilakukan, bahkan sudah dikonfirmasi melalui telepon, akan 
tetapi begitu produk sudah tiba di tempat pelanggan tersebut, sang pelanggan 
mengirimkan "surat klaim" kepada penerbit kartu kredit dia. Untuk hal ini pihak bank 
kita akan memblok uang hasil otorisasi yang sudah dilakukan, dan kita TIDAK BISA 
mengambil hasil otorisasi tersebut hingga memberikan bukti - bukti kejelasan mengenai 
hasil otorisasi / pengiriman produk tersebut.

Sayangkan, birokrasi bank indonesia sungguh - sungguh menyusahkan, walaupun sudah 
mengirimkan bukti tanda terima "YANG TELAH DITANDA TANGANI OLEH SANG PEMILIK KARTU" 
tapi uang hasil otorisasi tersebut belum dibalikkan =(

Hilang deh nilai produk jutaan tersebut =(

Jadi kita sebagai merchant yang menjual produklah yang dirugikan, oleh karena itu jika 
anda adalah seorang merchant lakukanlah hal - hal ini :

1. Periksa kelengkapan informasi yang dikirimkan.
2. Cek apakah nama dikartu dengan nama yang dikirim sama.
3. Jika tidak sama, minta difaxkan fotokopi kartu kredit tersebut.
4. Jika kartu kredit tersebut buram, atau informasinya tidak relevan, telpon ke sang 
pemesan dan sang pemegang kartu.
5. Jika informasi yang kita butuhkan tidak lengkap, berani - beranilah "MENOLAK" 
pesanan tersebut.

Dalam hal "MENOLAK PESANAN" usahakan untuk menggunakan bahasa yang halus dan sopan, 
jangan menggunakan kata - kata seperti "MAAF KARTU KREDIT ANDA PALSU". Tapi usahakan 
seperti :
"Mohon maaf, kami mendapatkan informasi dari pihak bank kami bahwa pembayaran dari 
anda tidak dapat dilaksanakan, adapun guna mempercepat pelayanan kami untuk anda, 
mohon untuk menggunakan metode pembayaran lainnya ". 

Dari pengalaman di indolinux, bahkan kami pernah diancam "akan dilaporkan ke polisi", 
"dimasukkan ke surat kabar", "dilaporkan ke mailing list - mailing list", anda sebagai 
merchant tidak perlu takut, apalagi jika itu bukan kesalahan anda, akan tetapi 
jawablah email sang pelanggan tersebut dengan halus dan sopan =)

Catatan tambahan :
- Jika seandainya nilai belanja lebih besar dari Rp. 500.000 upayakan untuk menelpon 
sang pemilik kartu kredi tersebut

Semoga membantu dan jangan jera =)

Edy Liu                  - [EMAIL PROTECTED]
http://www.indolinux.com - Nikmati Layanan Personal INDOLINUX...
http://www.linux.web.id  - Daftarkan Linux Anda...
 
+Kalo di Indonesia ada nggak? asuransi yg mau nalangin kejadian e-com macam
+gini?
+
+Ady Permadi wrote:
+
+> hmmm.. kalo kayak gini... bukannya ada pihak asuransi yg membayar
+> kalo nomor CCnya nggak bisa di debet..
+> site2x di luar yg memakai jasa ini khan sepertinya memakai asuransi
+> untuk hal2x seperti itu..
+> biar asuransinya saja yg membayar..
+>
+> BiG
+>
+> *********** REPLY SEPARATOR  ***********
+>
+> On 29/02/00 at 10:51 Itta wrote:
+>
+> >Halo saya ingin tanya kepada rekan2 miliser apakah sudah ada yg  pernah
+> >mengalami "kejahatan transaksi" di internet?...maaf, bukannya berharap,
+> >tapi kita menjaga.  Maksudnya adalah, bila kita mengelola situs e-com,
+> >lalu bagaimana mencegah kasus "penyalahgunaan cc curian" di situs kita?
+> >Artinya: sebagai merchant kita ditempatkan pada posisi yg serba sulit.
+> >Misal transaksi yg terjadi menggunakan cc curian, namun pada saat
+> >otorisasi cc tsb bisa digunakan.
+> >Ternyata pada saat jatuh tempo pembayaran, pemilik yg sah tidak merasa
+> >membeli lalu klaim ke bank dia, nah secara otomatis kan pihak 
+bank "lebih
+> >membela" usernya, dan membatalkan pembelian tsb. Sedang barang sudah
+> >terlanjur dikirim ke alamat yg diminta (orang lain).
+> >Di satu sisi kita ingin menjaga kualitas delivery (tepat waktu) 
+namun sisi
+> >lain juga "was-was"/curiga terhadap beberapa pembelian yg 
+"mencurigakan"?
+

Kirim email ke