Halo saya ingin tanya kepada rekan2 miliser apakah sudah ada yg  pernah
mengalami "kejahatan transaksi" di internet?...maaf, bukannya berharap,
tapi kita menjaga.  Maksudnya adalah, bila kita mengelola situs e-com,
lalu bagaimana mencegah kasus "penyalahgunaan cc curian" di situs kita?
Artinya: sebagai merchant kita ditempatkan pada posisi yg serba sulit.
Misal transaksi yg terjadi menggunakan cc curian, namun pada saat
otorisasi cc tsb bisa digunakan.
Ternyata pada saat jatuh tempo pembayaran, pemilik yg sah tidak merasa
membeli lalu klaim ke bank dia, nah secara otomatis kan pihak bank "lebih
membela" usernya, dan membatalkan pembelian tsb. Sedang barang sudah
terlanjur dikirim ke alamat yg diminta (orang lain).
Di satu sisi kita ingin menjaga kualitas delivery (tepat waktu) namun sisi
lain juga "was-was"/curiga terhadap beberapa pembelian yg "mencurigakan"?

Bagaimana kiat mencegah atau "melacak" kebenaran transaksi tsb? Setahu
saya bank tidak akan memberi data pemilik rekeningnya dgn mudah, apalagi
bila dia menggunakan bank LN....pasti lebih repot lagi,....(dan memakan
waktu dan biaya)
Nah sebaiknya bagaimana nih, biar kita tidak terkena klaim akibat
penyalahgunaan cc curian?
Ada yg mo nimbrung?
Thanks




- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke