Ah, ternyata Islam Saprudin seperti iklan kredit di TV
dan media cetak. Mudah dan ringan. 

Makanya tak salah kalau saya katakan bahwa si Snouck
itu di Indonesia banyak penggemarnya. Dan itu
terbukti.

--- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bismillahirrahmanirrahim
>   Assalamualaikum wr. wb.
>   Maaf saudara-saudaraku, banyak sebab kenapa orang
> mudah terserang alergi. Orang mudah terkena alergi,
> bisa disebabkan karena pengaruh dari makanan atau
> pengaruh cuaca dingin bahkan mungkin alergi kepada
> cuaca panas. Bisa juga alergi terhadap
> nasihat-nasihat orang lain yang berisi kebaikan.
> Bisa juga alergi karena disebabkan sudah
> terkontaminasi oleh penyakit hipokrit akibat terlau
> sering menghirup udara materialisme, sekulerisme dan
> udara-udara lainnya yang dianggap sejalan dan
> senapas dengan nafsunya. 
>    
>   Sekali lagi maaf saudara-saudaraku, pada
> kesempatan ini menghadapi libur tiga hari, saya
> ingin bicara tentang Islam sebagai agama yang mampu
> kita laksanakan. Kenapa hal ini perlu saya bicarakan
> dalam tulisan ini ? (sebagai salah satu penangkal
> alergi...he.he...he..Islam lagi Islam lagi).
>   Sebab, tidak sedikit manusia yang mengaku ummat
> Islam yang terbuai oleh nafsu dan dugaan yang keliru
> yang berpandangan bahwa Islam adalah agama yg berat,
> agama yg aturan-aturannya sulit dilaksanakan. Kenapa
> pandangan yang keliru itu bisa terjadi ? Penyebabnya
> boleh jadi karena kurangnya pemahaman dan
> penghayatan terhadap Islam, atau boleh jadi karena
> keliru membandingkan Islam dengan agama-agama lain
> dengan perbandingan parsial (sepotong-sepotong) yang
> tidak utuh.
>   bertolak dari pemahaman dan penelitian kita
> terhadap seluruh aspek ajaran Islam kita dapat
> katakan Islam adalah agama yang mudah dan tidak
> banyak beban. Mudah, berarti agama yg kita anut dan
> yakini ini tidak sulit untuk dipahami dan tidak
> sulit pula untuk diamalkan. tidak banyak beban,
> berarti semua beban tugas yg dipikulkan Allah kepada
> kita masing-masing adalah beban yang tidak banyak,
> beban tugas yg berada dalam kada kemampuan itu untuk
> melaksanakannya. kalau ada pendapat yg mengatakan
> Islam adalah agama yang sulit, maka pendapat itu
> hanyalah pandangan yang mempersulit diri sendiri
> akan hal yang sebenarnya tidak sulit. artinya, ada
> semacam trauma pada sebagian orang yang selalu
> menilai sulit terhadap hal-hal yang mudah, suatu
> penyakit kejiwaan yang perlu dikikis habis dari jiwa
> ummat Islam. bila ada orang yg berpendapat Islam
> adalah agama yg berat, yg banyak tuntutan, hal
> inipun merupakan penyakit yg hanya layak dipakai
> oleh orang-orang yg pemalas, yg jiwanya mati
>  untuk memahami hakikat ajaran Islam.
>    
>   Marilah kita simak firman Allah surat al-Baqarah
> ayat 286 yg artinya : "Allah tidak membebankan
> seseorang akan sesuatu kewajiban melainkan beban yg
> diamanahkan itu sesuai dengan kemampuannya".
>    
>   Apa arti singkat dari ayat tersebut ? Beban yg
> diberikan Allah melalui agama Islam kepada kita
> adalah beban kewajiban yg mampu kita lakukan, bukan
> beban yg tidak sanggup kita laksanakan. Kalau Allah
> mewajibkan yg perlu kita pikul itu merupakan
> kewajiban yg berada dalam kemampuan kita
> melakukannya. sebaliknya, bila Allah melarang atau
> mengharamkan kita supaya tidak melakukan sesuatu
> perbuatan, itu berarti yg dilarang itu berada dalam
> kesanggupan kita untuk meninggalkannya.
>   Salah satu contoh praktis, shalat, umpamanya.
> apakah shalat itu berat ? apakah waktu yg tersita
> untuk melaksanakan terlalu banyak, sehingga dapat
> mentelantarkan aktivitas dan menurunkan
> produktivitas kita dalam bekerja ?
>    
>   melalui tulisan ini dapat saya katakan, "shalat
> itu tidak berat". Kenapa ? karena setiap Muslim yg
> dewasa pasti sanggup melaksanakannya. Bagi orang yg
> waras atau sehat akan bisa melakukannya secara
> sempurna, berdiri, rukuk, sujud, dan sebagainya.
> Bagi orang yg sakit, yg tidak sanggup berdiri, ia
> boleh melakukannya sambil duduk, boleh sambil
> berbaring, bahkan apabila duduk dan berbaring tidak
> kuat, maka dengan isyarat mata. kalau sekiranya
> memang cara-cara tsb tidak bisa dilakukan, maka
> "innalillahi wainnaiaihi rojiun", berarti orang
> seperti ini jika dengan isyarat mata sudah tidak
> bisa, batas beredarnya hidup di dunia sampai disitu.
>   juga dalam berwudhu bila seseorang sulit untuk
> mendapatkan air untuk berwudhu atau tidak bisa
> memakai air karena sesuatu halangan, maka bisa
> diganti wudhunya dengan bertayamum. 
>   bila seseorang dalam mussafir (perjalanan), ia
> boleh mengqassar shalat atau menjamak shalat, dan
> bahkan boleh mengqasar dan menjamak sekaligus.
>   Bila seseorang Muslim yg sudah dewasa belum
> menguasai bacaan dan tata cara shalat secara
> sempurna, ia mestinya melakukan shalat sesuai dengan
> kemampuan yg ia miliki, dengan catatan orang
> tersebut mesti terus berusaha untuk menyempurnakan
> pengetahuan dan pengamalan shalatnya.
>   dalam kerangka ini, kita menghimbau
> saudara-saudara yang seiman dan seagama untuk
> melaksanakan shalat kendatipun belum mengetahui tata
> cara secara sempurna. tidaklah pada tempatnya bila
> menunggu "mempunyai pengetahuan yg sempurna" atau
> berusia manula baru beribadah. dalam kerangka
> inilah, kita bertanya, alasan apa yg kita pakai
> untuk menyebut perintah Allah itu berat ?
>   dari segi waktu, misalnya, apakah waktu yg kita
> pakai untuk shalat akan mengurangi produktivitas
> kerja kita? bandingkanlah waktu yg kita manfaatkan
> untuk shalat dengan peredaran masa yg 24 jam dalam
> sehari semalam. Kenapa sebagian orang sanggup
> membuat atau berbuat sesuatu yg tidak bermanfaat
> atau menunda-nunda waktu dalam kegiatan sehari-hari,
> baik di rumah, di kantor, sedangkan untuk beribadah
> kita tidak ada waktu ? Kalau kita menyadari bahwa
> shalat yg kita laksanakan itu sebagai ibadah yg juga
> bisa mengendurkan ketegangan-ketegangan karena sibuk
> bekerja atau karena menghadapi berbagai persoalan
> rumit, rasanya mustahil orang tsb akan
> menyia-nyiakan shalat.
>    
>   Bagaimana pula dengan kewajiban-kewajiban yg lain,
> seperti puasa, zakat dan haji ? Apakah puasa itu
> mesti dilakukan oleh orang yg dalam kesulitan,
> seperti sakit, atau dalam perjalanan, atau wanita
> menyusui, atau wanita hamil atau wanita yg sedang
> haid atau orang yang sudah terlalu tua ? jawabannya
> adalah puasa itu wajib atas orang-orang yg sehat,
> serta diberikan keringanan bagi siapa saja yg
> mempunyai uzur (karena bau tanah eh udah tua atau
> dalam perjalanan jauh). Bagaimana dengan zakat atau
> pun haji ? Zakat ataupun haji hanya dibebankan
> kepada orang-orang yang memenuhi
> persyaratan-persyaratan yg ditentukan syara. Kalau
> seorang sudah memenuhi persyaratan, tidak ada alasan
> baginya untuk mengabaikan pembayaran zakat atau
> penunaian ibadah haji, walaupun orang itu secara
> lahiriah tidak layak menurut penilaian manusia.
> sebaliknya, bila seseorang secara lahiriah memiliki
> kemampuan, tetapi belum mampu menurut persyaratan
> yang ditetapkan syara, tidak ada kewajiban atas
> dirinya.
>   disinilah letak kandungan makna dari dari sabda
> Rasulallah Saw. yg diriwayatkan oleh Bukhari, Nasa'i
> dan Ahmad bin Hambal, yang menyebutkan "Sesungguhnya
> agama Islam ini adalah mudah".
>    
>   Kemudahan itu terletak pada nilai beban tugas yg
> mampu kita lakukan, bukan mudah alam arti
> dipermudah-mudah.
>   Kalau diatas kita melihat aspek ajaran Islam dalam
> perihal kewajiban yg mesti dilakukan, marilah kita
> melihat sejenak kepada aspek-aspek yang dilarang.
> Kita bertanya, apakah semua yg diharamkan Allah
> berarti suatu perbuatan itu secara logis dapat kita
> tinggalkan? Jawabanya "Ya".
>   Apa saja yg dilarang Allah, maka larangan itu
> pastilah berada dalam batas kewajaran. Artinya,
> orang pasti mampu meninggalkan larangan-larangan yg
> ditentukan Allah, kalau ia mau. Perbuatan seperti
> zina, berjudi, minuman keras, membunuh, menipu,
> mencuri, menganiaya orang, mempersulit orang lain,
> dan berbagai perbuatan tercela lainnya yang dilarang
> agama, pastilah sesuatu perbuatan yang berada dalam
> kadar kesanggupan kita untuk menjauhinya. Hanya
> orang yang "gila" saja yg hanya berkata bahwa
> dirinya tak kuasa untuk meninggalkan perbuatan yang
> tidak dicintai Allah.
>    
>   Dari contoh-contoh tsb diatas, kita bisa
> kembangkan pengertian dan pemahaman kita terhadap
> ajaran Islam itu dalam segala segi kehidupan. Dengan
> ini pula kita bisa katakan disinilah salah satu
> bukti akan kesempurnaannya. Rasulallah Saw. bersabda
> dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh
> Bukhari dan Ahmad yang artinya : "Agama yg dicintai
> Allah adalah agama yang lurus lagi lempang".
>   Dalam al Qur'an surat al-Hajj ayat 78, Allah
> berfirman : "Allah tidak menjadikan sesuatu
> kesukaran bagimu dalam beragama".
>    
>   Terakhir, melalui uraian tulisan ini, marilah kita
> simak pesan Rasulallah Saw. kepada Muaz bin Jabal
> ketika sahabat ini diutus menjadi qahdi di negeri
> Yaman :
>   "Beri kemudahanlah mereka, jangan persulit ! Beri
> kabar gembiralah mereka, jangan ditakut-takuti !
> Jadilah kamu semua sebagai hamba Allah yang
> bersaudara".
>    
>   Ya Allah yang membolak-balikan hati tetapkanlah
> hati kami atas agama-Mu, dan janganlah Engkau
> palingkan kami meskipun hanya sekejap saja.
>    
>   Wassalamualiaikum wr. wb.
>    
> 
>               
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> 
=== message truncated ===



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke