Adakah larangan bagi penganut sunda wiwitan punya
istri lbih dari satu? 
Atau anda memandang dalam sudat pandang agama anda?

--- wong banten <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Berita pernikahan kedua Jaro Dainah dengan seorang
> janda, mulai santer terdengar sejak satu minggu
> lalu.
> Pernikahan yang dilangsungkan Selasa, 2 Agustus lalu
> ternyata mengundang kontroversi di masyarakat Baduy
> sendiri. Sementara orang luar Baduy hanya bisa
> menunggu apa selanjutnya yang akan terjadi.
> 
> "Pak Iwan, kalau bisa peristiwa ini dimuat di koran
> sehingga masyarakat tahu. Sebagai pimpinan Jaro
> Dainah
> tidak pantas untuk menikah lagi dengan seorang
> janda",
> demikian salah satu sms yang saya terima dari
> seseorang warga Baduy. Disamping itu banyak juga
> warga
> yang menyatakan keberatannya jika Dainah sebagai
> pejabat melakukan hal tersebut. Dilain pihak banyak
> juga yang mendukung dan memaklumi peristiwa itu.
> 
> Sakit
> Dainah telah menikah jauh sebelum dirinya dipercaya
> sebagai Jaro Penghubung. Hingga kini Dainah sudah
> mempunyai banyak cucu sehingga orang tidak menyangka
> bahwa Dainah akan meninggalkan istri tuanya dan
> menikah kembali.
> 
> Awal terjadinya peristiwa ini dimulai setelah Dainah
> memangku jabatan sebagai Pejabat Jaro. Tak lama
> setelah Dainah menjabat, istrinya dihinggapi
> penyakit.
> Berbagai jalan sudah ditempuh termasuk ke Jakarta
> untuk berobat pada dokter spesialis dimana Dainah
> harus merogoh kocek sebanyak dua hingga empat juta
> rupiah setiap pertemuan. Selama bertahun-tahun
> penyakit istrinya belum juga tampak kesembuhan.
> Malah
> kelihatannya semakin parah.
> 
> Hingga pada suatu saat ada yang meyarankan agar
> istrinya dipisah saja karena istri Dainah memang
> masih
> terhitung keluarga dengan Dainah. Penjelasan lebih
> lanjut, dahulu kemungkinan pihak keluarga
> menginginkan
> pernikahan tersebut dikarenakan agar apa yang sudah
> dipunyai kedua keluarga tersebut tidak kemana-mana,
> hingga dilaksanakanlah pernikahan itu.
> 
> Atas hal itu dan ditambah dengan kerelaan istri
> tuanya, Dainah memulangkan istri tuanya dan menikah
> kembali dengan seorang janda yang terhitung masih
> satu
> kampung.
> 
> Manuver Manis
> Dalam masyarakat adat Baduy seorang pejabat dalam
> hal
> ini Jaro, ditabukan untuk bercerai apalagi menikah
> kembali. Sehingga ada seorang warga yang sangat
> kecewa, melihat peristiwa itu sebagai sesuatu yang
> tidak pantas dilakukan Dainah. "Jangan sewaktu
> senang
> saja hidup bersama, hingga sewaktu sakit dilupakan
> begitu saja. Tidak adil itu namanya", ujar seorang
> warga Baduy dengan berbisik.
> 
> Ada juga yang berpendapat bahwa sakitnya istri
> Dainah
> disebabkan oleh dilanggarnya kebiasaan masyarakat
> Baduy dalam memilih pejabat. Sahdan, seorang Jaro
> yang
> dipilih biasanya yang berasal dari kampung-kampung
> sebelah timur sungai Ciujung. Sedangkan bagi yang
> berasal dari kampung-kampung sebelah Barat Ciujung
> ada
> semacam rambu yang melarang Pejabat Jaro dari daerah
> itu. Termasuk Dainah yang berasal dari kampung di
> sebelah barat sungai Ciujung. Warga yang berpendapat
> demikian menduga penyakit istrinya disebabkan oleh
> pelanggaran asal usul pengangkatan Pejabat Jaro.
> 
> Isu itu juga kemungkinan digunakan Dainah untuk
> "memulangkan" istri tuanya dengan alasan mungkin
> setelah "dikembalikan", penyakit istri tuanya dapat
> sembuh.
> 
> Tapi yang menarik dari Dainah adalah manuvernya yang
> melepaskan sementara waktu jabatan Jaro-nya pada
> saat
> akan melangsungkan pernikahan keduanya. Pejabat
> pelaksana sementara yang dipilih adalah seseorang
> yang
> berasal dari Cihulu. Rencananya setelah pernikahan
> berlangsung, hari Kamis tanggal 3 Agustus ini
> jabatan
> Jaro akan diserahkan kembali pada Dainah.
> 
> Hal ini ditempuh Dainah dengan alasan yang menikah
> kembali adalah Dainah sebagai personal, bukan Dainah
> sebagai Jaro, pejabat di Baduy. Sehingga hal
> tersebut
> tidak menodai adat Baduy.
> 
> Manusia Biasa
> Apapun jabatannya, Dainah merupakan manusia biasa
> yang
> punya keinginan dan kebutuhan. Kejadian diatas
> jelas-jelas telah dipikirkan matang-matang oleh
> Dainah. Kalau memang hanya "kebutuhan" saja, Dainah
> bisa saja memilih seorang perawan dari desa manapun
> di
> Baduy. Kenyataannya dengan pemikiran luas, Dainah
> memilih seorang Janda, Beunyeuh dari Kaduketug yang
> kenyataannya telah menjanda sebanyak tiga kali.
> 
> Kehidupan berlangsung dinamis. Sekokoh apapun tembok
> adat akan berkembang mengikuti zaman. Bukan hanya
> kali
> ini saja Baduy harus merekam ulang adat budaya dan
> peraturannya. Bukan tidak mungkin esok lusa akan
> terjadi hal yang luar-biasa.
> 
> Dalam sukuran yang diadakan di rumahnya, tidak
> tampak
> keramaian yang luar biasa selayaknya pesta. Hanya
> ada
> selamatan di dalam rumah dengan dihadiri beberapa
> orang dekat Dainah termasuk dari Baduy dalam.
> Beberapa
> orang terlihat sibuk mengirim hantaran. Beunyeuh
> yang
> sudah saya kenal terlihat gembira, selalu mengumbar
> senyum di belakang rumah.
> 
> Ketika Dainah memergoki saya ada di rumah dinasnya,
> langsung Dainah memerintahkan untuk menghantar
> kue-kue
> dan minuman. Istimewa, minumannya berupa susu kental
> manis yang di hidangkan hangat. Sambil tersenyum
> malu-malu Dainah menerima uluran tangan saya sambil
> berucap,"Keur salametan imah". ***
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke