Diakui bahwa revolusi peradaban dunia dikembangkan oleh laki-laki dan 
perempuan. Tidak ada argumen yg logis dapat merendahkan yang satu dan 
mengangkat yang lain. Sesuatu hal yg bodoh untuk menyisihkan salah satu dari 
keduanya dari peradaban dan gerakan kedepan. Tak seorangpun dapat menunaikan 
peran dalam kehidupan jika separuh badan tidak berfungsi (lumpuh).
   
  Tulisan ini sebagai bantahan dan disampaikan kepada orang-orang yang 
mengatakan bahwa "Ajaran Islam Merendahkan dan Membelenggu Hak-hak Wanita". 
   
  (tidak untuk komersial, tidak untuk mencari popularitas, hanya bertujuan 
dakwah Islamiyah)
  ======================================================
  Jumlah keseluruhan ajaran Islam adalah untuk mengangkat harkat dan 
martabat/kemuliaan dan kehormatan manusia. Islam menjauhkan manusia dari aib 
dan memberikan tempat yg lebih tinggi dan terhormat dalam masyarakat. Islam 
menanamkan pelajaran tentang kemuliaan manusia. Islam memerintahkan umat 
manusia untuk menyembah Allah semata, yaitu agar mencapai superioritas atas 
makhluq-makhluq yg lain. Manusia adalah karya besar Allah. Ayat Al Qur'an 
berikut ini membuktikan kenyataan tersebut :
  "Dan sesungguhnya Kami telah muliakan anak-anak Adam. Kami bawa mereka di 
darat dan di laut, Kami berikan rezeki dari yg baik-baik untuk mereka dan Kami 
lebihkan mereka atas kebanyakan makhluq yg telah Kami ciptakan dengan kelebihan 
yg sempurna" (QS al Israa' : 70)
   
  "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yg sebaik-baiknya" 
(QS at-Tiin : 4)
   
  "(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat : Sesungguhnya Aku akan 
menciptakan manusia dari tanah. Dan ketika telah Kusempurnakan kejadiannya dan 
Kutiupkan kepadanya roh-Ku, maka hendaklah kamu tersungkur seraya bersujud 
kepadanya. Para malaikat sujud semuanya, kecuali iblis; dia sombong dan dia 
termasuk orang-orang kafir" (QS. Shaad : 71-74).
   
  Standar Superioritas-Iman dan Praktek.
  Dalam Islam, keselamatan manusia tergantung kepada pikiran yang besar dan 
praktek yg benar. Tidak ada ketentuan untuk merendahkan wanita hanya karena ia 
menjadi wanita, dan laki-laki dianggap ciptaan yang menyenangkan hanya karena 
dia menjadi laki-laki. Islam telah menjelaskan dengan lugas bahwa kemuliaan 
manusia terletak pada kesalehan dan kebaikan.
   
  Oleh sebab itu, siapa yang lebih mulia, laki2 atau wanita?
  Pertanyaan ini dijawab oleh Al Qur'an sebagai berikut :
  "Barangsiapa yg melakukan amal saleh, baik laki-laki atau perempuan, dan ia 
beriman, maka sesungguhnya Kami berikan kehidupan yg baik kepadanya dan Kami 
beri balasan kepada mereka dengan pahala yg lebih baik dari apa yg telah mereka 
kerjakan" (QS : an-Nahl : 97).
   
  "Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan 
yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki 
dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan 
perempuan yg sabar, laki-laki dan perempuan yang khusu', laki-laki dan 
perempuan yg bersedekah, laki-laki dan perempuan yg berpuasa, laki-laki dan 
perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang mengingat 
Allah, Allah telah mempersiapkan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar" 
(QS : al-Ahzab : 35).
   
  "Maka Tuhan mereka memperkenankannya (dan Allah berfirman) : Sesungguhnya Aku 
tidak menyia-nyiakan perbuatan orang-orang diantara kamu, baik laki-laki atau 
perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka 
orang-orang yg berhijrah, yang diusir dari kampungnya, yang disakiti di dalam 
jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, sungguh akan Aku hapuskan 
kesalahan-kesalahan mereka dan sungguh Aku masukkan mereka dan sungguh Aku 
masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagah 
pahal dari Allah. Dan disisi Allah pahala yang baik" (QS : Ali Imran : 195).
   
  Al Qur'an menjelaskan dengan jelas karakteristik orang-orang mukmin, yaitu 
yang menyerahkan kehidupan mereka, kekayaan dan keinginan mereka kepada 
kehendak Allah.
  "(Mereka yang menang itu) adalah orang-orang yg bertaubat (kepada Allah), 
yang menyembah (Allah), yang memuji (Allah), yang melawat, yang ruku, yang 
sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat mungkar, dan 
orang-orang yg memelihara hukum-hukum Allah. Dan bergembiralah orang-orang 
mukin itu" (QS : A-Taubah : 112).
   
  Sekarang makin jelas bahwa menurut al Qur'an kesalehan dan kebaikan hanya 
kriteria untuk meraih kehidupan yang sukses di akhirat. Tak seorangpun, 
laki-laki atau perempuan, dapat menyelesaikan tujuannya tanpa memenuhi syarat 
tersebut.
   
  Laki-laki dan Wanita : Arsitek Peradaban
  Al Qur'an menegaskan bahwa bahwa laki-laki dan perempuan keduanya saling 
membantu dan bekerjasama dalam mengembangkan kehidupan manusia. Keduanya 
sama-sama memikul beban kehidupan. Kesatuan mereka mewujudkan peradaban. Tida 
ada bangsa atau gerakan dunia dapat mengabaikan salah satu dari mereka. Jika 
laki-laki dan perempuan bertanggung jawab untuk mewujudkan otoritas kebenaran 
dan pelaksanaannya, maka mereka sama-sama bertanggung jawab atas 
keburukan-keburukan yang tersebar di dunia. Al Qur'an mengatakan :
  "Orang-orang munafik, laki-laki dan perempuan, adalah sama. Mereka menyuruh 
berbuatyang mungkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan 
tangannya. Mereka telah melupakan Allah, dan Allah melupakan mereka. 
Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik". (QS. at-Tubah 
: 67).
   
  "Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka 
menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang 
ma'ruf dan mencegah yang mungkar, dan mereka mendirikan shalat, menunaikan 
zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Allah akan memberikan rahmat 
kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Bijaksana" (QS : at-Taubah 
: 71).
   
  Pandangan Islam terhadap Wanita
  Sebelum munculnya Islam, dunia merendahkan wanita dan meminggirkannya. Dia 
dilempar dalam jurang yg dalam, sehingga tampaknya tak ada harapan terhadap 
keselamatannya. Islam dengan berani tampil membantah membantah ketidak adilan 
ini dan menegaskan bahwa kehidupan membutuhkan laki-laki dan wanita. 
  Wanita tidak diciptakan untuk dicemooh dan dikesampingkan. Seperti laki-laki, 
wanita juga mempunyai maksud dan hak untuk eksis. Dalam mencapai tujuannya 
dengan bantuan laki-laki dan wanita. Al Qur'an mengatakan :
  "Kepunyaan Allah lah kerjaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia 
kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki 
dan memberikan anak-anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia 
menganugerahkan kepada mereka laki-laki dan perempuan, dan Dia menjadikan 
mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui serta Maha 
Kuasa" (QS. asy-Syuura : 49-50).
   
  Islam mengangkat wanita dari lembah keaiban dan memberikan hak-hak dan 
fasilitas. 
  Abdullah bin Umar ra. meriwayatkan : "Selama waktu Nabi hidup, kita tidak 
berbicara dengan perempuan secara bebas, sebab kita takut wahyu turun kepada 
kita. Ketika Nabi Saw. meninggal, kami menjadi terus terang dengan wanita". 
(Bukhari dan Ibn Majah).
   
  Dimanapun, agama-agama lain mencabut hak-hak wanita, termasuk hak hidup. 
Islam memberikan hak kepada wanita hampir sama dengan laki-laki. Islam juga 
mengingatkan bahwa orang-orang yg merampas hak wanita, mereka pasti dibalas 
oleh Allah di hari pembalasan.
  Firman Allah : "Dan ketika bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup 
ditanya : karena dosa apa dia dibunuh?". (QS at-Takwiir : 8-9).
   
  Nabi Muhammad Saw. menginstruksikan kepada ummatnya untuk memperlakukan 
wanita dengan baik, yaitu perlakuanyang tidak dia (wanita) peroleh dari penegak 
hak-hak wanita yang katanya modern.
  Sab Nabi SAW : "Allah melarang kamu mengabaikan perintah ibumu, menolak 
hak-hak yang telah ditentukan, mengumpulkan kekayaan dengan segala cara dan 
mengubur saudari-saudari kamu yg hidup" (Bukhori).
   
  ******************
  (Pengurus Ponpes Modern : Dar El Kutub - Bayah - Banten)
   
   
   
   

                
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke