hayu urang dukung gagasan Bung Heri. Idena anu cemerlang, Ide cerdas, jeung
punya komitmen kuat untuk membrantas buta hurup di Banten.
Tapi heran uing ka jelema anu model kitu. Da waktu harita kumanehna hayang
ngaraih gelar akademis, meureun kudu maca buku. Piraku atuh menang gelar/titel
teu dibarengan ku maca buku ? Da nyusun thesis kudu maca buku, piraku ujug-ujug
menang gelar bari teu maca buku. Akh anu kitumah ngarana HARDOLIN (DAHAR,
MODOL, ULIN).
Kalau ada pejabat Banten yang enggan menggalakkan baca buku, anti literasi,
berarti pejabat itu HARDOLIN.
"Heri Hendrayana H (Golagong)" <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
BANTEN CERDAS
..............................................
..............................................
Di Banten, tampak sekali para pemimpinnya tidak menyukai buku.
Padahal gelarnya berderet-deret dan aneh-aneh. Contoh nyata, di era awal
Banten jadi provinsi, para petinggi di DPRD Banten ogah membangun gedung
perpustakaan. Bahkan sekarang pun, rencana pembangunan gedung
perpustakaan dibatalkan. Plt gubernur dan Ketua DPRDnya setali tiga
uang. Lihatlah juga kebijakan-kebijakan publik atau politis yang mereka
putuskan, jauh rak dari buku. Lembaga setingkat Dinas Pendidikan saja,
tidak becus membangun SMA UNGGULAN yang kini berubah jadi SMA CMBBS.
Kalaulah pendidikan tidak mereka jadikan sebagai proyek, tentu ceritanya
jadi lain. Tapi itulah, cara berpikir mereka masih menggunakan hukum
'budaya berhitung" bukan "budaya berpikir".
Terus, apa maunya membentuk tim anti literasi? Maunya adalah,
jika di rumah-rumah yang saya sebutkan di atas itu tidak ada
perpustakaan pribadi, berarti mereka tidak pernah membaca buku. Kalau
kenyataannya begitu, bagaimana bisa mereka menjadi pemimpin kita kalau
tidak pernah membaca buku? Itu artinya, mereka termasuk yang anti
literasi alias anti menuju Banten Cerdas. Kalau sudah begitu, ngapain
kita memilih mereka jadi pemimpin? Terus, terus, siapa yang jadi tim
anti literasi?
Tayakan saja sama KPUD, Panwaslu, dan LSM! Mereka 'kan
orang-orang pinter. Eit, jangan-jangan malah di rumah mereka juga tidak
ada perpustakaan pribadi! Wealah!
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/