Ckckck...
Memang hebat urang banten mah...
Salut!!

/* gun

----- Original Message ----- 
From: "SP Saprudin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 12, 2006 10:50 AM
Subject: Balasan: [WongBanten] Tim Anti Literasi


> hayu urang dukung gagasan Bung Heri. Idena anu cemerlang, Ide cerdas, 
> jeung punya komitmen kuat untuk membrantas buta hurup di Banten.
>  Tapi heran uing ka jelema anu model kitu. Da waktu harita kumanehna 
> hayang ngaraih gelar akademis, meureun kudu maca buku. Piraku atuh menang 
> gelar/titel teu dibarengan ku maca buku ? Da nyusun thesis kudu maca buku, 
> piraku ujug-ujug menang gelar bari teu maca buku. Akh anu kitumah ngarana 
> HARDOLIN (DAHAR, MODOL, ULIN).
>
>  Kalau ada pejabat Banten yang enggan menggalakkan baca buku, anti 
> literasi, berarti pejabat itu HARDOLIN.
>
>
>
>  "Heri Hendrayana H (Golagong)" <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>  BANTEN CERDAS
> ..............................................
>  ..............................................
> Di Banten, tampak sekali para pemimpinnya tidak menyukai buku.
> Padahal gelarnya berderet-deret dan aneh-aneh. Contoh nyata, di era awal
> Banten jadi provinsi, para petinggi di DPRD Banten ogah membangun gedung
> perpustakaan. Bahkan sekarang pun, rencana pembangunan gedung
> perpustakaan dibatalkan. Plt gubernur dan Ketua DPRDnya setali tiga
> uang. Lihatlah juga kebijakan-kebijakan publik atau politis yang mereka
> putuskan, jauh rak dari buku. Lembaga setingkat Dinas Pendidikan saja,
> tidak becus membangun SMA UNGGULAN yang kini berubah jadi SMA CMBBS.
> Kalaulah pendidikan tidak mereka jadikan sebagai proyek, tentu ceritanya
> jadi lain. Tapi itulah, cara berpikir mereka masih menggunakan hukum
> 'budaya berhitung" bukan "budaya berpikir".
> Terus, apa maunya membentuk tim anti literasi? Maunya adalah,
> jika di rumah-rumah yang saya sebutkan di atas itu tidak ada
> perpustakaan pribadi, berarti mereka tidak pernah membaca buku. Kalau
> kenyataannya begitu, bagaimana bisa mereka menjadi pemimpin kita kalau
> tidak pernah membaca buku? Itu artinya, mereka termasuk yang anti
> literasi alias anti menuju Banten Cerdas. Kalau sudah begitu, ngapain
> kita memilih mereka jadi pemimpin? Terus, terus, siapa yang jadi tim
> anti literasi?
> Tayakan saja sama KPUD, Panwaslu, dan LSM! Mereka 'kan
> orang-orang pinter. Eit, jangan-jangan malah di rumah mereka juga tidak
> ada perpustakaan pribadi! Wealah!
>
>
>
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Tetap Semangat Mencintai Banten!
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
> 





Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke