Gara2 MTQ-MTQ an itu, dulu saya bersemangat sekali belajar Al-Quran dan Qiro'ah, juga Hifdzil Qur'an (menghafal Al-Qur'an)...Qori2 seperti H. Chumaedi di Kasemen, H. Bahaudin di Kubang Apu, H. Sobri di Benggala jadi guru2 favorit saya, nggak perduli kalo untuk sampe ke sana saya mesti jalan kaki atau naik ojek tengah malem. Biasanya ke Kubang Apu (Terondol) memang harus tengah malem untuk ngejar pelajaran qira'ah ba'da sholat subuh. Apalagi sebelum subuh kadang2 ada acara "gegurah", yaitu acara membersihkan hidung dan tenggorokan memakai "lerek", sejenis akar2an yang ditumbuk dan cairannya di masukkan melalui hidung. Gegurah biasanya dilakukan agar kotoran2 di hidung dan tenggorokan bisa dikeluarkan sehingga suara kita enteng dan bisa mencapai nada-nada tinggi...
Kenapa bersemangat sekali? Karena saya ingin seperti qori2 itu, mampu membaca dan menghafal Al-Quran dengan tajwid yang betul, suara yang merdu dan lagu yang indah. Hati ini selalu tergetar setiap kali mendengarkan mereka melantunkan ayat2 suci itu. Atau saya selalu terkagum2 dan terinspirasi memperhatikan seorang hafidz anak2 atau seorang tuna netra mampu menghafal Al-Quran 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz dengan sangat baik...Dan saya yakin saya tidak sendirian..... Saya tidak hendak mengingkari adanya pemborosan2 yang 'mungkin' masih ada di sana-sini dan karenanya perlu dibenahi. Saya hanya hendak mengatakan, bahwa kegiatan2 seperti MTQ ini layak untuk dipertahankan, sebagai 'salah satu' upaya melahirkan generasi2 baru yang mencintai Qur'an..apalagi ditengah2 zaman yang kian hari kian berat seperti sekarang... ----- Pesan Asli ---- Dari: Ibnu Adam Aviciena <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [EMAIL PROTECTED]; wongbanten <[email protected]> Terkirim: Sabtu, 16 Febuari, 2008 6:33:40 Topik: [WongBanten] MTQ di Banten menghabsikan uang Radar Banten: Setelah melalui pembahasan, dana tambahan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXII tahun 2008 menjadi Rp 12 miliar lebih. Padahal sebelumnya, kekurangan anggaran diperkirakan hanya Rp 11 miliar. Hal itu disepakati Panitia MTQ Nasional, Pemprov dan DPRD Banten dalam pertemuan yang digelar di Bogor, Kamis (14/2) malam lalu. Dengan demikian total anggaran penyelenggaraan MTQ Nasional XII tahun 2008 Rp 43,7 miliar. Komentar: Kalau uang sebanyak itu digunakan untuk membangun perpustakaan di Banten, saya kira manfaatnya akan terasa sangat panjang. Ribuan buku bisa dibeli, setiap orang bisa mengambil manfaat yang ada pada buku itu. Sementara Tauifik Nuriman yang berjanji akan membangun perpustakaan dan gedung kesenian serang sampai hari ini masih belum jelas. Atut juga pernah berjanji akan membangun perpustakaan. Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. ________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/
