Punten Pak Pedje, bukan saya mau ngajarin angsa untuk berenang. Apa yang Pak Pedje kemukakan memang betul, banyak cara untuk mengenal dan mencintai al Qur'an salah satunya apa yang Pak Pedje kemukakan. Barangkali ajang MTQ mulanya adalah untuk orang lebih termotivasi untuk belajar al Qur'an, namun belakangan ajang MTQ ini banyak sekali muatan-muatan yang dipakai kesempatan oleh orang-orang tertentu untuk menarik keuntungan. APalagi konon katanya penyelenggaraan MTQ menelah biaya milyaran Rupiah....Subhanallah.....duit gede amat nya, padahal di kampungku sedang dibangun IC memerlukan dana, tapi morat-marit cari duit susah amat. Jadi mudah-mudahan tidak banyak mudaratnya.
Berkaitan dengan rencana pembangunan mushola di lingkungan tempat tinggal Pak Pedje, kalau saya boleh tahu, apakah tanah pasos/pasum milik non muslim itu tidak bermasalah? Sekiranya siempunya tanah membolehkan dan rela untuk dibangun mushola ya itu bagus. Tapi seandainya tanahnya bermasalah apalagi siempunya tanah tidak rela, wah ini jangan dilanjutkan..........(bisa jadi bom waktu kalo maksain). Kembali keitikad masing2 orang yang mengaku muslim dalam rangka takarub kepada Allah Swt., walaupun dalam radius 500 m telah berdiri bangunan masjid dan mushola, maka sangat baik dan bagus, bagus dan bagus jika dibangun sebuah mushola. tapi kalo ajang pembangunan mushola dasarnya adalah ego (hayang kapajah, hayang ka aleum untuk mendapat sanjungan dan pujian dari orang lain) berlomba2 membangun mushola pa hebat-hebat ya.....yang pada akhirnya jemaah cuman dapat satu shap malah bisa dibilang yang adzan dia, yagn jadi imam dia - dia juga, apa yang dikuatirkan oleh Pak Pedje sangat beralasan. Pak Pedje, ya ikutin saja apa yang diamanatkan kepada Pak Pedje, yang penting dalam hati lillahita'ala. Tiada kata lain selain lillahita'ala. --- Pedje <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Saya kira ada banyak cara untuk mengajak orang > mencintai Alquran. Salah satu caranya adalah dengan > membangun madrasah khusus untuk mempelajari Alquran, > misalnya. Dengan uang Rp 40 miliar itu, saya kira, > lebih dari cukup untuk membuat madrasah berkualitas. > Ah, orang Islam Indonesia memang sering gak sadar > kalau dirinya miskin dan terbelakang--dan ini yang > lebih berbahaya ketimbang orang bodoh yang menyadari > kebodohannya. > > Di lingkungan rumah saya, saya adalah satu-satunya > muslim yang tidak setuju dengan pembangunan > masjid/musala, padahal saya adalah ketua pengajian > di > sana. Bagi saya, itu adalah perbuatan mubazir. > Karena, > dalam radius kurang dari 500 meter sudah ada masjid > dan musala. Pembangunan masjid/musala di lingkungan > kami, bagi saya, justru berpotensi merenggangkan > ukhuwah islamiyah dan menimbulkan kesenjangan antara > muslim dan nonmuslim. Apalagi, tanah yang akan > dipakai > untuk musala adalah tanah fasum/fasos, yang notabene > juga milik kaum nonmuslim tetangga kami. Tapi, apa > boleh buat, karena hanya saya yang tidak setuju, > rencana itu tetap digulirkan dan saya sebagai orang > yang diamanatkan menjadi ketua pengajian harus > memfasilitasi rencana itu agar terealisasi. Ada > saran > dari anggota milis ini, bagaimana saya mesti > bersikap? > > Salam, > > Pedje > > > --- Fuad Hasyim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Gara2 MTQ-MTQ an itu, dulu saya bersemangat sekali > > belajar Al-Quran dan Qiro'ah, juga Hifdzil Qur'an > > (menghafal Al-Qur'an)...Qori2 seperti H. Chumaedi > di > > Kasemen, H. Bahaudin di Kubang Apu, H. Sobri di > > Benggala jadi guru2 favorit saya, nggak perduli > kalo > > untuk sampe ke sana saya mesti jalan kaki atau > naik > > ojek tengah malem. Biasanya ke Kubang Apu > (Terondol) > > memang harus tengah malem untuk ngejar pelajaran > > qira'ah ba'da sholat subuh. Apalagi sebelum subuh > > kadang2 ada acara "gegurah", yaitu acara > > membersihkan hidung dan tenggorokan memakai > "lerek", > > sejenis akar2an yang ditumbuk dan cairannya di > > masukkan melalui hidung. Gegurah biasanya > dilakukan > > agar kotoran2 di hidung dan tenggorokan bisa > > dikeluarkan sehingga suara kita enteng dan bisa > > mencapai nada-nada tinggi... > > > > Kenapa bersemangat sekali? Karena saya ingin > seperti > > qori2 itu, mampu membaca dan menghafal Al-Quran > > dengan tajwid yang betul, suara yang merdu dan > lagu > > yang indah. Hati ini selalu tergetar setiap kali > > mendengarkan mereka melantunkan ayat2 suci itu. > Atau > > saya selalu terkagum2 dan terinspirasi > memperhatikan > > seorang hafidz anak2 atau seorang tuna netra mampu > > menghafal Al-Quran 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz dengan > > sangat baik...Dan saya yakin saya tidak > > sendirian..... > > > > Saya tidak hendak mengingkari adanya pemborosan2 > > yang 'mungkin' masih ada di sana-sini dan > karenanya > > perlu dibenahi. Saya hanya hendak mengatakan, > bahwa > > kegiatan2 seperti MTQ ini layak untuk > dipertahankan, > > sebagai 'salah satu' upaya melahirkan generasi2 > baru > > yang mencintai Qur'an..apalagi ditengah2 zaman > yang > > kian hari kian berat seperti sekarang... > > > > > > ----- Pesan Asli ---- > > Dari: Ibnu Adam Aviciena <[EMAIL PROTECTED]> > > Kepada: [EMAIL PROTECTED]; wongbanten > > <[email protected]> > > Terkirim: Sabtu, 16 Febuari, 2008 6:33:40 > > Topik: [WongBanten] MTQ di Banten menghabsikan > uang > > > > Radar Banten: > > Setelah melalui pembahasan, dana tambahan untuk > > kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional > > XXII tahun 2008 menjadi Rp 12 miliar lebih. > Padahal > > sebelumnya, kekurangan anggaran diperkirakan hanya > > Rp 11 miliar. Hal itu disepakati Panitia MTQ > > Nasional, Pemprov dan DPRD Banten dalam pertemuan > > yang digelar di Bogor, Kamis (14/2) malam lalu. > > Dengan demikian total anggaran penyelenggaraan MTQ > > Nasional XII tahun 2008 Rp 43,7 miliar. > > > > Komentar: Kalau uang sebanyak itu digunakan untuk > > membangun perpustakaan di Banten, saya kira > > manfaatnya akan terasa sangat panjang. Ribuan buku > > bisa dibeli, setiap orang bisa mengambil manfaat > > yang ada pada buku itu. Sementara Tauifik Nuriman > > yang berjanji akan membangun perpustakaan dan > gedung > > kesenian serang sampai hari ini masih belum jelas. > > Atut juga pernah berjanji akan membangun > > perpustakaan. > > > > > > > > Looking for last minute shopping deals? Find them > > fast with Yahoo! Search. > > > > > > > > > > > ________________________________________________________ > > > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > > http://id.yahoo.com/ > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > SP Saprudin ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
