Kang Halim, Bung Ibnu, Bung Firman, Bung Aji, Bung Setiadji dan semuanya,

Pertama: ini pengumuman sekaligus undangan. Hari Kamis, tanggal 20 November 
2008, pukul 13:00, di Redaksi Koran Radar Banten, akan ada diskusi buku Tan 
Malaka karya sejarawan Belanda Harry A Poeze. Buku ini sudah dilaunch pada hari 
Jum'at pekan lalu JCC, kini giliran di Serang. 

Buku yang berjudul Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia ini 
merupakan  terjemahan dari separuh pertama jilid I yang judul aslinya Verguisd 
en Vergeten, Tan Malaka, de Linkse beweging en de Indonesische Revolutie, 1945 
- 1949 (tiga jilid tebal 2200 halaman).  Dalam buku edisi terjemahan jilid 
pertama akan diungkap kisah hidup Tan Malaka sejak Agustus 1945 - Maret 1946. 
Pada periode itu Tan Malaka banyak bersinggungan dengan Banten dan orang-orang 
Banten. 

Yang Jadi pembicara kebetulan sekali Harry A Poeze sendiri, ditemani oleh saya 
sebagai "tukang obat" kedua. Jadi, daripada mabok debat di milis, hayo kita 
ramaikan kantor Radar Banten, kita diskusi di sana, berdebat seru dan kita 
akhiri dengan ngopi2. Saya traktir deh, tapi ngopi bae nya...hahahahha

Tolong kawan-kawan sebarkan pengumuman ini. Firman, ente ajak semua mahasiswa 
ente datang ke acara ini. Bukunya bagus dan seru. Ada banyak cerita soal 
Banten. 

Kedua: Ibnu, ente kirim aja tulisan-tulisan ente ke Kompas, rubrik Teroka. 
Pengasuhnya Mas Radar Panca Dahana. Dia mau muat kok asal memenuhi syarat. Atau 
kirim sekali-kali ke Koran Tempo. 


Ketiga: Soeharto kita kenang sebagai manusia biasa saja: punya jasa juga punya 
dosa. Kalau diangkat jadi pahlawan kesannya dia jagoan. Kesian buat mereka yang 
pernah kena gebuk semasa zaman Soeharto. Kita kenang seadanya saja, jangan 
berlebihan. Buat Golkar dia memang Pahlawan, tapi buat kita??????

Segitu aja dari saya. Dan sampai berjumpa di Serang!!

Tabik,

Bonnie Triyana



      Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke