siapa tahu ada yang tertarik; sori kalou dobel.

--- On Sun, 1/25/09, Titiana Adinda <[email protected]> wrote:
From: Titiana Adinda <[email protected]>
Subject: [Jurnal Perempuan] Rekrutment Volunteers Indonesian Media Watch
To: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Date: Sunday, January 25, 2009, 9:14 PM










    
            Rekrutment Volunteers Indonesian Media Watch



Indonesian Media Watch (IMW) merupakan sebuah yayasan yang mencoba membangun 
kesadaran kritis publik melalui usaha sosialisasi dan edukasi kepada 
masyarakat. Proses pencerdasan masyarakat ini akan dilakukan dalam tahapan 
kerja sosial dan program-program yang mendukung. Demi kelancaran hal tersebut, 
kami mengundang rekan-rekan sekalian untuk berpartisipasi sebagai volunteers 
dalam beberapa agenda kegiatan kami yang meliputi pengawasan siaran media yang 
diskriminatif, penelitian serta analisis terhadap beberapa isu dan wacana yang 
berkembang di masyarakat melalui perspektif gender, LGBT, HAM, pluralisme dan 
agama.



Pengawasan terhadap media sangatlah dibutuhkan, mengingat media merupakan cara 
efektif untuk menyampaikan pesan ke masyarakat. Ketika media justru mengirimkan 
efek negatif terhadap pembentukan pola pikir masyarakat, maka perlulah dibuat 
sebuah  penyeimbang- -yang juga memanfaatkan cara kerja media. Jasa besar media 
dapat kita manfaatkan secara positif dalam rangka perubahan sosial bangsa ini 
ke arah yang lebih maju. Kita harus mendukung hal tersebut lewat kerjasama yang 
terintegrasi, baik antara pelaku (produsen), publik (konsumen), dan komponen 
lainnya.



Keterlibatan seluruh elemen masyarakat akan mempercepat tercapainya tujuan dari 
IMW, yakni perbaikan pesan dalam media. Pola pikir masyarakat tidak mungkin 
dibentuk dengan cepat dan instan, dibutuhkan waktu serta banyak tenaga. Oleh 
sebab itu, IMW membutuhkan partipasi dari segenap elemen mayarakat agar 
tercipta sebuah kerja yang tersistematis. Undangan ini terbuka bagi mereka yang 
memiliki kesadaran dan keinginan penuh terhadap perubahan sosial ke arah pola 
pikir masyarakat yang lebih baik.

 

Adapun visi misi relawan Indonesia Media Watch Adalah :



VISI                            

Mewujudkan masyarakat yang kritis dan mendorong industri media untuk terlibat 
dalam proses perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik.



MISI

•       Membangun sistem pengawasan terhadap tayangan media cetak, elektronik 
serta     mengawal perkembangan industri media

•       Membangun jaringan komunikasi antara publik dengan media

•       Membumikan wawasan berkeadilan, kebangsaan dan nilai-nilai kemanusiaan  
melalui program-program .

•       Melakukan penelitian dan analisis media



Kriteria Volunteer:

A.      Minimal berusia 17 tahun

B.      Bisa diajak kerja sama, dan memiliki komitmen 

C.      Konsen terhadap isu HAM, Pluralism, Gender, Anak, LGBT, dan Komunikasi.

D.      Mengirimkan CV melalui :

Email : titiana.adinda@ gmail.com, sakura_devil2@ yahoo.com,  imw.onl...@gmail. 
com

Info Lebih lanjut hub. 021 999 573 Rian.



Salam hormat, 



Titiana Adinda

Divisi Program dan Infokom



=====

Term Of Reference



Seiring perjalanan waktu, arus informasi kian mudah disebarkan. Begitu pula 
teknologi yang menghantarkan informasi kian cepat perkembangannya. Publik 
sebagai sasaran atau target penyediaan informasi tentu sangat diuntungkan 
dengan perkembangan teknologi komunikasi masa kini. Namun, di lain pihak tidak 
sedikit perusahaan media yang gencar melakukan penyediaan informasi sebagai 
bisnis yang menggiurkan yang akhirnya menciptakan apa yang disebut sebagai 
industri media. 



Secara umum prinsip bisnis media atau industri media ini lebih diarahkan pada 
arus utama (mainstream) bagaimana mendapatkan uang atau keuntungan bagi 
perusahaan, tanpa kadang tanpa mempertimbangkan kepentingan publik. Akibat dari 
arus yang kuat atas kepentingan uang ini, media mainstream menjadi tidak 
independen, obyektif dan akurat, atau dalam arti lain menjadi masalah baru bagi 
publik yang seharusnya mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya.



Masalah-masalah tersebut diantaranya: tayangan atau bacaan yang diskriminatif 
terhadap ras, gender, dan agama, termasuk masalah anak dan hak asasi manusia 
yang terabaikan. Efeknya bagi publik adalah ketidakberimbangan informasi dan 
pendidikan mengenai kemanusiaan, seakan-akan tidak ada rasa peduli pada 
lingkungan. 



Informasi yang didapat publik dari industri media sudah didominasi kepentingan 
komersil sehingga menjadi tidak ramah publik - implikasi permainan pemilik 
modal industri - membuat publik tidak mempunyai ruang untuk berpartisipasi dan 
mencari informasi yang benar-benar mereka butuhkan.



Kerangka berpikir semacam inilah yang dibuthkan dalam upaya membangun 
pemantauan serta pengendalian yang konstruktif, sistematis dan proaktif 
terhadap fenomena industri media tersebut. Harapan dari kerangka berpikir 
tersebut adalah dapat memberikan counter dan himbauan kepada industri media 
serta membangun kesadaran kritis masyarakat luas serta lebih selektif memilih 
informasi yang tersedia.



Brainstorming Volunteers Tahap Awal

Pemateri, pembicara dan fasilitator

1.      Rocky Gerung (Dosen Filsafat UI)

2.      Veven Sp Wardhana (Pengamat media)

3.      Mariana Amiruddin (Direktur Jurnal Perempuan)

4.      Hartoyo (Aktivis LGBT)

5.      Rizal Samuel (Peneliti Media)

6.      Masmulyadi (Peneliti IMW)

7.      Deni Al Asyari 



===

Kunjungi blogku di:

http://titiana- adinda.blogspot. com

http://buku- buku-dinda. blogspot. com



Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ 
invite/


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke