Sa'at matahari mulai berbenah menjemput cakrawala malam.... di tempat yang tinggi, di kediaman punggawa DEWA perubahan, hanyasunyi, langit memerah baris pohon nyius dan hamparan ladang yang tertidur hari ini, baru.... sore yang lahir harapan kembali dari dekapan mimpi siklus kembali di uji syukur kita di ufuk yang di pinjamkan sejengkal tanah yang kau pijak...... cermati jejakmu yang kan tertinggal hitung berapa langkah dan tatap matamu bebas ke langit yang telah memberimu nafas niat Keabadian alam adalah pengingat, sejauh mana hidup akan dan telah berputar tentang lakon atau peran kita belajarlah dari peradaban yang bijak peloksok bumi adalah titik balik pertikaian yang tercipta harapanmu juga harapan mereka akulah cita-cita itu adalah kesejahteraan yang kian menjauh dari dada kearifan ajarkan aku, kami dan kita sebutir pasir di pantai sebagai cermin tepat menyimak diri dan melakukan introspeksi lantanglah, bukanĀ air matamu yang ku damba
