apa yang dijelaskan kawan kita pak rifki, nampaknya benar-benar terjadi di yon I.
kita ambil kasarnya saja bahwa untuk menarik mahasiswa ITB masuk MENWA ibarat kita
dagang.
anak-anak baru tidak tertarik membeli jamu yang belum tentu berkhasiat buat mereka,
mereka akan membeli es creem yang sudah jelas enak dan bergizi. aktualisa nila-nilai
kejuangan mahawarman dan panca darma sangat-sangat sulit dimengerti oleh mereka.
sebenarnya ini erat kaitannya dengan trend gaya hidup masa kini. sebenarnya anak-anak
itb yang cepat dapat kerja adalah mereka yang mempuyai nilai lebih di bidang
keilmuannya bukan indoktrinasi. kalau saya lihat dan amati kualitas prestasi anak-anak
menwa payah,..ini jelas terlihat dari ketodak mampuan mereka menguasai salah satu
cabang keilmuan yang lagi trend (mis: e-commerce, TCP/IP, HTML Programer, dll).
coba dari menwa tawarkan ke yang muda ..adakan workshop mempelajari ilmu tersebut.
malah kalau perlu diklatsar dan lainnya yang physically ditiadakan. ubah semua dengan
paradigma baru, misalnya workshop gratis ke mahasiswa libatkan mereka dalam kegiatan
menwa setelah berinteraksi selama 3-4 bulan kita memberi penjelasan mau masuk menwa
atau tidak.
dan saya khawatir kalau masih saja menggunakan cara-cara lama, niscaya menwa akan
mengalami lost generation dalam waktu yang cukup lama.
ingat kita sudah mengalami 5 tahun periode dengan jumlah anggota antara 5-10 orang...
ingat, kalau sebagian orang menyukai untuk membeli es creem buat apa mereka memilih
jamu.
dan menwa harus merubah dagangannya.
segitu dulu
tatang
get your free gURLmAIL at http://www.gURLmAIL.com
--
-------------------------------------------------------------------------
Untuk menghubungi moderator/List Owner double click link dibawah ini:
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Unsubscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Subscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
-------------------------------------------------------------------------
You are subscribed as : [email protected]