Assalamu'alaikum mas Djoni ,
Kenyataan yang mas Djoni sebutkan dalam analisa tersebut memang menyakitkan
sekaligus mengherankan , karena disatu pihak kita dibingungkan oleh opini
"tidak aman" yang indikasinya koq dilakukan oleh orang2 "jempolan" tadi ,
tetapi dipihak lain yang melakukan "komando perang" juga dia2 juga ,...
Bisakah TNI membersihkan diri sehingga dapat betul2 kembali sebagai "anak
kandung rakyat" seperti jaman dulu ?? Atau memang hal ini adalah
"mission" dari eyang seperti yang mas Djoni simpulkan dalam analisa
tersebut .
Saya melihat dan mempunyai feeling , bahwa KSAD yang sekarang alirannya
agak berbeda dengan Panglima TNI nya ,.. apakah hal ini merupakan indikasi
munculnya pemimpin TNI dari generasi yang lebih bersih ??
Kasihan rakyat Indonesia , sudah capek mempertahankan hidup , masih disuruh
menjawab teka-teki ..
Terimakasih mas Djoni dengan analisa yang gamblang .
Wassalam ,
Priyo PS
-----------------------------
>From: "Akhmad Bukhari Saleh" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [yonsatu] Motifnya (Re: Re: Abu Jihad (Re: Re: Strategi Anti
>Perang Gerilya))
>Date: Wed, 28 May 2003 12:47:40 +0700
>
>Motifnya, seperti pernah beberapa kali saya sebutkan dalam milis ini,
>adalah
>kepentingan Cendana untuk memelihara ketidak-stabilan masyarakat (to
>sustain
>instability).
>
>Mungkin tidak banyak orang yang sadar, misalnya, bahwa untuk setiap SIM
>yang
>dibikin di Jakarta, Tutut masih menerima bagian porsi yang terbesar dari
>biaya yang dibayar masyarakat.
>Padahal hari ini sudah 5 tahun sejak Soeharto jatuh, dan kontrak SIM ini
>jelas-jelas 100% KKN.
>Teman-teman Ekek di Pertamina mungkin tidak sadar bahwa lebih 60%
>pengangkutan BBM masih dilakukan oleh tanker-tankernya Tommy, yang
>dikendalikannya dari Nusa Kambangan ("villa"-nya di sana jauh lebih nyaman
>dari sel "VIP"-nya di Cipinang, Sandy Harun leluasa menginap di situ, mana
>jauh dari wartawan lagi).
>
>Kalau disusun daftarnya, masih ada puluhan proyek semacam ini, besar dan
>kecil, dari yang kepunyaan Yayasan milik Soeharto sendiri, sampai yang
>kepunyaan Ari Sigit, dan juga para cronies-nya, yang masih memberi income
>belasan milyar SEHARI pada keluarga Cendana.
>Dalam keadaan tenang, ini semua akan dipersoalkan masyarakat, pemerintah,
>partai politik, aparat, dsb.
>Karena itu mereka sangat berkepentingan agar ketidak-tenangan harus terus
>dipelihara.
>
>Ketika Ambon mulai tenang, Fuad bawazir, kasir Cendana, membiayai
>pengiriman
>Laskar Jihad, berintikan kelompok Ongen Sangaji, preman Ambon di Jakarta,
>untuk menyulut lagi kerusuhan di sana.
>Ketika Papua sudah nampak mulai tenang, lalu Theys dibunuh, jadi bergolak
>lagi. Kalau sudah tenang lagi, lalu pegawai asing di Freeport ditembaki,
>sehingga bergolak lagi. Keduanya dilakukan oleh Kopassus "cabang Cendana".
>Kalau Bali dan Sulut sudah nampak sebagai daerah paling stabil di
>Indonesia,
>lantas di-bom.
>Begitu seterusnya.
>
>- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
>- - - - - - - - - - - - - - - -
>
>Kalau untuk elit TNI, betul kata Doedoeng, dalam memelihara
>ketidak-stabilan, ini, motif mereka memang "sederhana", yaitu ketenangan
>dan
>kestabilan masyarakat akan mengurangi terus peran TNI, dan pada gilirannya
>juga akan mengurangi terus budget bagi mereka.
>
>Sekarang saja mereka sudah dengan sangat sebal melihat makin membesarnya
>peran yang dimainkan oleh Polri.
>Dulu Kapolri di bawah Panglima ABRI, tetapi sekarang sama-sama di bawah
>Presiden langsung, jadi sehingga istilah big brother dan adik bungsu yang
>dulu begitu berpengaruh di Cilangkap, sekarang sudah tidak ada lagi.
>
>Paradigma hankam sekarang ini, kalau bicara masalah kamdagri, itu urusan
>polisi. Karena itu kita akan melihat bahwa jumlah polisi, termasuk jumlah
>Brimob, akan terus diperbesar. Keadaan yang sehat adalah kalau jumlah
>polisi
>lebih besar dari TNI, dengan persenjataan Brimob (terutama armour,
>sea-borne
>dan air-borne vehicles) yang tidak kalah dari TNI.
>Bayangkan, apa ini bukannya mimpi buruk bagi elit TNI yang sekarang ini!?
>
>Dengan paradigma bela negara yang baru ini, menurut saya sudah saatnya kita
>di Yon-I juga berbicara mengenai peran menwa (dan alumninya) dalam
>hankamrata matra kepolisian.
>
>Wasalam.
>
>======================================================
>
>----- Original Message -----
>From: Doedoeng Z. Arifin
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Sent: 28 Mei 2003 8:03
>Subject: [yonsatu] Re: Abu Jihad (Re: Re: Strategi Anti Perang Gerilya)
>
> > AWW.
> >
> > Kalau menurut saya sih motifnya sederhana saja, proyek dan uang
> > syukur bisa jadi elit penguasa di TNI.
> > Analisis Pak KNE tentang pembakaran ratusan gedung sekolah
> > juga bisa ada benarnya.
> >
> > Wassalam.
> > DZArifin.
>
>============================================
>
> > ----- Original Message -----
> > From: "Syafril Hermansyah" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Tuesday, May 27, 2003 12:51 AM
> > Subject: [yonsatu] Re: Abu Jihad (Re: Re: Strategi Anti Perang Gerilya)
>
> > > Saya heran kalau itu memang kenyataan, apa sih ya motifnya ?
> > >
> > > syafril
> > > -------
> > > Syafril Hermansyah<syafril.yon1.mahawarman.net>
>
>========================================
>
> > > On Mon, 26 May 2003 23:48:34 +0700 Akhmad Bukhari Saleh (ABS) wrote:
> > > >
> > > > Jadi kalau Basye bilang GAM itu asalnya pergolakan di daerah itu,
> > > > tentu ada benarnya. Tetapi "kipas" dan "kompor"-nya sih ada di
> > > > Jakarta...
>
>
>
>--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
>Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
>Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>
>
_________________________________________________________________
Protect your PC - get McAfee.com VirusScan Online
http://clinic.mcafee.com/clinic/ibuy/campaign.asp?cid=3963
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>